Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

RI – Australia Harap Afghanistan Tak Dijadikan Ladang Teroris

Isu Afghanistan turut dibahas dalam pertemuan 2+2 Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia (RI) - Australia ke-7 di kanto

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in RI – Australia Harap Afghanistan Tak Dijadikan Ladang Teroris
AFP via Metro.co.uk
Deretan pemimpin Taliban 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Isu Afghanistan turut dibahas dalam pertemuan 2+2 Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia (RI) - Australia ke-7 di kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Dihadapan Menlu Australia Marise Payne dan Menhan Australia Peter Dutton MP, Menlu Retno Marsudi menegaskan bahwa Indonesia menggarisbawahi pentingnya membangun pemerintahan yang inklusif di Afghanistan.

“Indonesia berharap Afghanistan tidak dijadikan sebagai tempat berkembang biak dan pelatihan organisasi teroris dan kegiatan yang mengancam perdamaian dan stabilitas di Kawasan,” ujar Menlu pada konferensi pers.

Perempuan Afghanistan ikut serta dalam pawai protes untuk hak-hak mereka di bawah pemerintahan Taliban di pusat kota Kabul pada 3 September 2021. AFP/HOSHANG HASHIMI
Perempuan Afghanistan ikut serta dalam pawai protes untuk hak-hak mereka di bawah pemerintahan Taliban di pusat kota Kabul pada 3 September 2021. AFP/HOSHANG HASHIMI (AFP/HOSHANG HASHIMI)

Retno menegaskan bahwa Indonesia terus memantau secara ketat situasi di lapangan, termasuk pembentukan caretaker government atau pemerintahan sementara di Afghanistan.

Baca juga: Proses Evakuasi WNI dari Afghanistan Rumit, Taliban Kawal dari KBRI Hingga Bandara Kabul

Indonesia juga berharap agar hak asasi manusia, khususnya hak perempuan dan anak perempuan, terus dihormati dan dimajukan.

Sejalan dengan Indonesia, Menteri Payne berharap pergantian kekuasaan di Afghanistan yang saat ini dipegang Taliban agar menghormati hak perempuan dan anak perempuan.

“Kami ingin mendukung perempuan-perempuan untuk mengambil desisi,” ujarnya.
 

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas