Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kebakaran di Lapas Tangerang

Tim DVI Polri Kantongi Data Antemortem Dua WNA Tewas Terbakar di Lapas Klas I Tangerang

Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, saat ini Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sudah berkoordinasi terkait adanya dua WNA tersebut.

Tim DVI Polri Kantongi Data Antemortem Dua WNA Tewas Terbakar di Lapas Klas I Tangerang
Rizki Sandi Saputra
Konferensi Pers update terkait dengan terbakarnya Lapas Klas I Tangerang, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri telah mengantongi dua data Antemortem Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi korban tewas atas terjadinya insiden kebakaran di Lapas Klas I, Tangerang, pada Rabu (8/9/2021) dini hari.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, saat ini Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sudah berkoordinasi terkait adanya dua WNA tersebut.

"Untuk WNA, Kementerian terkait sudah berkoordinasi soal korban WNA itu, dan untuk Antemortem DVI sudah memiliki data itu diambil dari data Lapas Tangerang jadi sudah ada data antemortem untuk 2 WNA itu," kata Rusdi saat jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

Sebagai informasi, DVI sendiri merupakan metode identifikasi kedokteran yang kerap kali digunakan jika terjadi insiden kecelakaan atau kebakaran dengan jumlah korban jiwa yang banyak.

Adapun prosesnya sendiri yakni dengan membandingkan data Antemortem yang merupakan data korban sebelum kematian, data itu didapat dari pihak keluarga inti korban.

Lebih lanjut, data tersebut nantinya akan disamakan dengan data Postmortem yang merupakan data setelah kematian dari korban.

Petugas DOKPOL Mabes Polri mendata jenazah korban kebakaran saat akan dibawa ke RS Kramat Jati di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari.
Petugas DOKPOL Mabes Polri mendata jenazah korban kebakaran saat akan dibawa ke RS Kramat Jati di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: UPDATE Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, 1 Korban Meninggal Berhasil Teridentifikasi

Data ini diperoleh tim dokter dari proses pemeriksaan jenazah.

Ketika data Postmortem dan Antemortem disamakan oleh tim dokter, nantinya akan diketahui identitas lengkap dari korban untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.

Dengan begitu, upaya yang akan dilakukan untuk kedua WNA saat ini yakni melakukan proses pengurusan oleh instansi terkait.

Terpenting kata dia, data Antemortem atau data selama hidup kedua korban WNA itu sudah dimiliki oleh tim DVI.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas