Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Vaksinasi Covid-19 Antar Negara di Dunia Masih Sangat Timpang

Ketimpangan vaksinasi Covid-19 antar negara di dunia menjadi permasalahan yang belum terselesaikan hingga saat ini

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Vaksinasi Covid-19 Antar Negara di Dunia Masih Sangat Timpang
Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengabarkan baru saja pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melakukan kunjungan ke Indonesia, (Youtube Sekretariat Presiden)(Jumat (3/9/2021) pagi). 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Ketimpangan vaksinasi Covid-19 antar negara di dunia menjadi permasalahan yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan bahwa belum ada satupun negara berpenghasilan rendah (low income countries) yang jumlah vaksinasinya di atas 10 persen.

"Hingga kini, kita lihat belum ada satupun low income countries yang dapat mencapai targer 10 persen," kata Retno saat menyambut kedatangan vaksin AstraZeneca secara virtual, Jumat, (10/9/2021).

Padahal kata Retno, WHO menargetkan bahwa 10 persen populasi tiap negara telah divaksinasi hingga akhir bulan ini dan  40 persen populasi pada tiap negara pada akhir tahun ini.

Target WHO tersebut dapat dengan mudah dicapai oleh negara berpenghasilan tinggi. 90 persen high income countries telah mencapai target vaksinasi 10 persen populasi dan lebih dari 70 persen high income countries telah mencapai target 40 persen. 

Baca juga: WHO: Ratusan Pusat Kesehatan di Afghanistan Terancam Ditutup

Oleh karena itu pemerataan vaksin dengan cara redistribusi vaksin dari negara yang mengalami surplus sangat penting dilakukan.

Berdasarkan penelitian yang dikutip oleh the economist pada pekan ini menyebutkan tanpa redistribusi surplus vaksin dari negara maju maka 1 sampai 2,8 juta jiwa dapat melayang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Untuk itu ke depannya dose sharing akan menjadi semakin penting. Di dalam pertemuan dengan para Menkes negara G20 tanggal 5 September lalu, dirjen WHO mengharapkan komitmen dose sharing segera dipenuhi selambatnya akhir bulan ini," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas