Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Densus 88 Minta Pengamat Tidak Berbicara Sembarangan Soal Serangan Balasan Jamaah Islamiyah

jika tidak ada eskalasi ancaman keamanan, seharusnya tak boleh memberikan narasi yang mengarah adanya potensi konflik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Densus 88 Minta Pengamat Tidak Berbicara Sembarangan Soal Serangan Balasan Jamaah Islamiyah
ISTIMEWA
Logo Tim Densus 88 Antiteror 

Hingga saat ini jika mencari keyword Abu Rusydan di Youtube ada banyak sekali dokumentasi ceramahnya.

"Salah satu yang cukup viral adalah ceramah Abu Rusydan soal Pancasila bukan Islam," jelasnya.

Penangkapan Abu Rusydan dikhawatirkan akan memicu aksi balasan dari pengikutnya.

"Tokoh senior ini banyak murid online nya yang dalam istilah kontra-terorisme disebut lone wolf," ujar Ridlwan.

Baca juga: Terduga Teroris JI di Bekasi Seorang Residivis, Pernah Ditangkap karena Sembunyikan Pelaku Bom Bali

Alumni S2 Intelijen UI itu mengingatkan aparat keamanan agar memperkuat penjagaan dan lebih waspada.

"Kelompok neo JI walaupun tidak pernah menyerang sejak 2009 tapi masih punya orang orang militan yang punya keahlian berbahaya," ujar Ridlwan.

Selain itu, Polri perlu memblokir situs dan portal yang masih memuat ceramah ceramah Abu Rusydan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Penangkapan Abu Rusydan membuktikan bahwa deradikalisasi belum sukses mengubah orang. Selama belasan tahun Abu Rusydan bebas tanpa ada keberhasilan pemerintah menundukkan ideologinya," kata Ridlwan.
 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas