Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

PON Papua

BNPT Pantau 399 Grup Radikalisme di Media Sosial, Boy Rafli Ingatkan Ancaman Teroris di PON Papua

Hingga Agustus 2021 BNPT sudah memantau sebanyak 399 grup atau kanal di media sosial yang terkait dengan konten radikalisme dan terorisme.

BNPT Pantau 399 Grup Radikalisme di Media Sosial, Boy Rafli Ingatkan Ancaman Teroris di PON Papua
Tangkapan Layar YouTube Kompas TV
Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar meminta seluruh pihak mewaspadai kemungkinan terjadinya aksi terorisme dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Boy mengatakan, serangan terorisme di penyelenggaraan PON XX Papua merupakan sebuah keniscayaan.

"Kita sudah memberikan masukan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, karena serangan terorisme dalam PON itu adalah sebuah keniscayaan," kata Boy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Mantan Kapolda Papua itu mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh jaringan intelijen untuk memberikan masukan dan meminta peningkatan kewaspadaan jelang penyelenggaraan PON XX yang dihelat pada 2 sampai 15 Oktober mendatang.

Ia mengingatkan Papua merupakan daerah yang memiliki kaitan dengan kelompok radikal ISIS. Hal itu terbukti dari penangkapan sebanyak 11 orang di Merauke pada akhir Mei 2021 silam.

Selain itu, Papua juga merupakan daerah yang berkaitan dengan aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Baca juga: Anies Targetkan DKI Juara Umum PON XX Papua

Aksi-aksi kekerasan tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pegunungan.

"Bahkan ada di kawasan PT FI (Freeport Indonesia) sendiri, terutama di Kuala Kencana telah ada tindakan penembakan terhadap WNA," ujarnya.

Boy mengatakan, situasi ini menjadi catatan yang disampaikan dalam masukan BNPT ihwal situasi di Papua jelang penyelenggaraan PON XX.

Menurutnya, pihaknya masih akan membahas perkembangan situasi ini bersama Menko Polhukam, Mahfud MD, pada pekan ini.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas