Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

PON Papua

Polri Antisipasi Ancaman KKB Saat Pelaksanaan PON XX Papua

Polri memastikan telah menyiapkan pengamanan mengantisipasi adanya serangan terorisme saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Polri Antisipasi Ancaman KKB Saat Pelaksanaan PON XX Papua
Tangkap Layar Kompas Tv
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono (Tangkap Layar Kompas Tv) Senin (13/9/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri memastikan telah menyiapkan pengamanan mengantisipasi adanya serangan terorisme saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya telah memetakan berbagai kemungkinan terkait kegiatan PON XX di Papua.

Termasuk jika adanya gangguan dari KKB Papua.

"Dalam rangka PAM PON XX di Papua, Polri bersama TNI dan instansi lainnya telah menyiapkan rencana pengamanan dari kegiatan tersebut. Telah identifikasi berbagai hal-hal yang kemungkinan akan muncul. Salah satunya adalah gangguan dari KKB. Itu sudah teridentifikasi," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Lebih lanjut, Rusdi memastikan pihaknya akan menjaga keamanan pelaksanaan PON XX Papua dari gangguan KKB.

"Tentunya juga Polri-TNI beserta instansi lain telah siapkan langkah-langkah untuk pencegahan daripada gangguan Yang disebabkan oleh KKB. Tentunya kita berharap semua PON XX di Papua bisa berjalan aman dan damai," katanya.

Baca juga: TNI Tembak Mati Komandan Operasi KKB Elly Bidana di Pegunungan Bintang Papua

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengingatkan, untuk meningkatkan kewasapadaan serangan terorisme saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Sebab, Boy mengatakan aksi-aksi terorisme berpotensi terjadi jika pihak keamanan lengah dan tak melakukan tindakan pencegahan.

Hal itu disampaikan Boy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Rabu (15/9/2021).

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas