Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

BREAKING NEWS: Bertahun-tahun Diburu Aparat, Panglima Teroris Poso Ali Kalora Tewas Tertembak

Ali Kalora disebut tertembak bersama seorang teroris lainnya oleh Densus 88 di wilayah Kabupaten Parigi Motong, Sabtu siang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in BREAKING NEWS: Bertahun-tahun Diburu Aparat, Panglima Teroris Poso Ali Kalora Tewas Tertembak
ISTIMEWA via KOMPAS.COM
Sosok Ali Ahmad alias Ali Kalora. 

TRIBUNNEWS.COM, POSO - Beredar foto sesosok mayat berambut panjang dengan tas ransel di punggungnya tergeletak di jalan.

Informasi diperoleh TribunPalu.com (Tribun Network) pada Sabtu (18/9/2021), pria itu adalah Ali Kalora.

Dia dikenal sebagai panglima teroris Poso di Pegunungan Poso, Sulawesi Tengah.

Dari foto yang diperoleh, terdapat sepucuk senjata laras panjang di samping mayat Ali Kalora.

Ali Kalora disebut tertembak bersama seorang teroris lainnya oleh Densus 88 di wilayah Kabupaten Parigi Motong, Sabtu siang.

Ali Kalora adalah Teroris Poso yang memimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) sepeninggal Santoso.

MIT sering beraksi di daerah Poso, Sulawesi Tengah. 

Rekomendasi Untuk Anda

Bertahun-tahun lamanya Ali Kalora diburu aparat karena kerap menyerang aparat di Poso.

Aparat TNI-Polri tergabung dalam Satgas Madago Raya masih terus mengejar kelompok teroris tersebut.

Beredar foto sesosok mayat beramput panjang dengan tak ransel di punggungnya tergeletak di jalan. Informasi diperoleh TribunPalu.com, Sabtu (18/9/2021), pria itu adalah panglima Teroris Poso di Pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, Ali Kalora.
Beredar foto sesosok mayat beramput panjang dengan tak ransel di punggungnya tergeletak di jalan. Informasi diperoleh TribunPalu.com, Sabtu (18/9/2021), pria itu adalah panglima Teroris Poso di Pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, Ali Kalora. ()

Sepak Terjang Ali Kalora

Alikalora disebut-sebut pimpinan MIT menggantikan Santoso.

Ali Kalora dan kelompoknya diduga bersembunyi di hutan belantara di sekitar Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Setelah Santoso tewas pada tanggal 18 Juli 2016, dirinya diduga menggantikan posisi Santoso sebagai pemimpin di kelompok MIT bersama dengan Basri.

Setelah Basri ditangkap oleh Satgas Tinombala, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian pada 2016 menetapkan Ali Kalora sebagai target utama dari Operasi Tinombala.

Ali Kalora lahir di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas