Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Ini Strategi Pemerintah Bidang Investasi Hadapi Potensi Pandemi Berubah Jadi Endemi

Beberapa strategi sudah disiapkan pemerintah khususnya soal investasi guna mendongkrak perekonomian nasional.

Ini Strategi Pemerintah Bidang Investasi Hadapi Potensi Pandemi Berubah Jadi Endemi
Tangkapan Layar: Kanal YouTube FMB9ID_IKP
Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi dalam Siaran Pers PPKM di kanal YouTube FMB9ID_IKP pada Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi covid-19 di Indonesia diprediksi bakal jadi endemi.

Beberapa strategi sudah disiapkan pemerintah khususnya soal investasi guna mendongkrak perekonomian nasional.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan strategi investasi akan didesain untuk mendukung industri yang mampu menjawab tantangan masa depan dan mengubah struktur perekonomian menjadi lebih tahan krisis dan sustainable.

Baca juga: Pemerintah Susun Peta Jalan Transisi Pandemi Covid-19 menuju Endemi

"Di antaranya hilirasi sumber daya alam (SDA), ekonomi hijau, industri kesehatan, serta pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Jodi dalam pernyataannya yang diterima Tribun, Senin(20/9/2021).

Jodi mengungkapkan pelaksanaan hilirisasi SDA telah mendorong terjadinya industrialisasi yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, menurunkan tingkat kemiskinan, dan menambah penerimaan pajak pemerintah.

Baca juga: Syarat Pandemi Jadi Endemi, Pakar: Disiplin Prorokol Kesehatan dan Vaksinasi

Dia menuturkan, keberhasilan Indonesia untuk menjadi negara maju juga harus didukung perbaikan terus menerus kualitas sumber daya manusia dan riset, serta perbaikan iklim investasi.

"Harapannya dengan berbagai modal yang dimiliki, Indonesia dapat berperan lebih strategis dalam tatanan politik global ke depan," kata Jodi.

Meski demikian, lanjut Jodi pemerintah tetap waspada dan berhati-hati meski kasus pandemi covid-19 saat ini sedang menurun.

Pembukaan kembali perekonomian akan secara bertahap dan terus menerus.

"Perekonomian pulih dengan cepat seiring dengan penurunan kasus Covid-19. Untuk menjaga proses pemulihan ekonomi, kita harus mengelola kasus Covid-19 pada tingkat yang dapat ditangani sistem kesehatan kita," kata Jodi.

Penanganan kasus Covid-19 sangat positif sejauh ini. Per kemarin kasus aktif sebanyak 60.969. Ada penambahan 3.385 kasus baru, namun pasien sembuh jauh lebih banyak, yakni 7.076.

Jodi menegaskan kunci transisi dari pandemi ke endemik adalah tingkat vaksinasi yang tinggi, disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M terutama memakai masker, meningkatkan tracing, testing, dan treatment, isolasi terpusat bagi pasien, dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat semua aspek tersebut, terutama percepatan vaksinasi," ujarnya.

Pemerintah menargetkan program vaksinasi nasional bisa menjangkau 208.265.720 orang. Hingga kemarin vaksinasi dosis pertama sudah diterima 78.540.519 orang, sedangkan vaksinasi dosis kedua sudah diterima 44.716.570 orang.(Willy Widianto)

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas