Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kemenag Keluarkan Buku Pedoman Penguatan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan

Dari jumlah itu, sebanyak 51 juta adalah peserta didik pada jenjang dasar dan menengah, dan sebanyak 7,3 juta adalah mahasiswa.

Kemenag Keluarkan Buku Pedoman Penguatan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan
Youtube Kemenag RI
Menteri Agama Taqut Cholil Qoumas. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama meluncurkan Buku Pedoman Penguatan Moderasi Beragama untuk lembaga pendidikan.

Peta jalan penguatan sudah disusun termasuk di dalamnya adalah penguatan moderasi beragama melalui lembaga pendidikan, baik madrasah, sekolah, maupun perguruan tinggi.

"Alhamdulillah, penyiapan pedoman penguatan moderasi beragama di lembaga pendidikan sudah selesai. Hari ini kita rilis bersama agar bisa dijadikan panduan baik di madrasah, sekolah, maupun perguruan tinggi," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui keterangan tertulis, Kamis (23/9/2021).

Ada empat pedoman yang dirilis, yaitu buku saku moderasi beragama bagi guru dan buku modul pelatihan penguatan wawasan moderasi bagi guru.

Lalu pedoman mengintegrasikan moderasi pada mata pelajaran agama dan buku pegangan siswa.

Yaqut menilai institusi pendidikan menjadi salah satu ruang strategis dalam menyemai penguatan moderasi beragama.

Apalagi, jumlah pendidik dan peserta didik pada semua jenjang, secara nasional mencapai 61,3 juta.

Baca juga: Kemenag: Masih Banyak Calon Jemaah Umrah yang Belum Divaksin

"Jumlah ini adalah 22,6 persen dari total populasi di Indonesia," kata Yaqut.

Dari jumlah itu, sebanyak 51 juta adalah peserta didik pada jenjang dasar dan menengah, dan sebanyak 7,3 juta adalah mahasiswa.

Sementara jumlah guru adalah 2,6 juta dan dosen mencapai 308 ribu orang.

"Kemenag serius dalam penguatan moderasi beragama yang juga menjadi amanat Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024. Secara operasional, Kemenag sudah menerbitkan Peraturan Menteri Agama No. 18 Tahun 2020 tentang Renstra Kementerian Agama 2020-2024," tutur Yaqut.

Peluncuran empat buku ini dikemas dalam gerakan “Aksi Moderasi Beragama: Menyemai Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Kebhinekaan”.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas