Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kemenko PMK: Revolusi Mental Harus Berlanjut ke Moral Action

GNRM semakin banyak diimplementasikan di kalangan masyarakat dengan mengubah pola pikir, pola kerja yang lebih efektif

Kemenko PMK: Revolusi Mental Harus Berlanjut ke Moral Action
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gaung Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) semakin membumi.

GNRM semakin banyak diimplementasikan di kalangan masyarakat dengan mengubah pola pikir, pola kerja yang lebih efektif serta mengeratkan kembali rasa gotong royong yang menjadi warisan leluhur.

Baru-baru ini, Lembaga Seni Budaya, dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Silaturahmi Nasional Budayawan dan Seniman Muhammadiyah dengan tema “Budaya Gotong Royong Menguatkan Seni dan Budaya di Tengah-Tengah Masa Pandemi”.

Baca juga: Sebut Pandemi Bisa Berlangsung Puluhan Tahun, Menkes Ajak Masyarakat Hidup bersama Covid-19

Dihadiri para seniman dan budayawan Muhammadiyah se- Tanah Air ini merupakan implementasi dari kesepakatan yang dilakukan Muhammadiyah dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Diketahui, Kemenko PMK merupakan poros penggerak GNRM yang dicanangkan pemerintah.

Ketua Panitia Kusen menyampaikan kegiatan ini merupakan ajang pertemuan para Seniman dan Budayawan Muhammadiyah di masa pandemi Covid-19 agar semakin bersinergi dan bertukar pikiran untuk memajukan bangsa.

Baca juga: Revolusi Mental Dinilai Jadi Solusi Masalah Bangsa Saat Ini

"Dengan bergotong royong, kita sama-sama membangun bangsa ini ke arah yang lebih bai," tutur dia.

Di tempat yang sama, Ketua LSBO PP Muhammadiyah, Sukriyanto AR yang ingin menjadikan budaya sebagai sarana dakwah untuk membangun bangsa dan menyebarkan nilai-nilai revolusi mental seperti kejujuran dan gotong royong.

Baca juga: Ini 5 Jurusan Kuliah yang Tepat di Era Revolusi Industri 4.0

Koordinator Tim Kerja PP Muhammadiyah Faozan Amar berharap dengan kegiatan ini, Seniman Muhammadiyah dapat menggerakan masyarakar di sekitarnya untuk peduli pada sesama.

“Budaya gotong royong, terutama sesama seniman yang terdampak pandemi sangat penting dilakukan,” harapnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas