Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Survei Indikator, Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Jokowi Hanya 58,1 Persen

Hasil survei yang dilakukan pada dua tahun lalu di bulan yang sama, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden berada di angka 72 persen

Survei Indikator, Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Jokowi Hanya 58,1 Persen
Ist
Burhanuddin Muhtadi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Survei terbaru Lembaga Survei Nasional Indikator Politik menemukan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden RI Jokowi mencapai 58,1 persen, dengan perincian 2,3 persen responden merasa sangat puas dan 55,8 persen cukup puas.

Sementara itu 36,4 persen responden lainnya merasa tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi dengan 34 persen merasa kurang puas dan 2,4 persen responden menyatakan tidak puas sama sekali.

"Mayoritas 58.1 persen, merasa sangat atau cukup puas dengan dengan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sekitar 36.4% cenderung tidak puas," kata Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil surveinya secara daring, Minggu (26/9/2021).

Meski angka kepuasan masyarakat dengan kinerja Presiden Jokowi masih berada di atas 50 persen, namun masih cukup disayangkan.

Pasalnya, angka tersebut menurun jika dibandingkan dua tahun lalu atau tepatnya sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Baca juga: Faldo Maldini Respons Ultimatum BEM SI ke Jokowi

Jika menilik, hasil survei yang dilakukan pada dua tahun lalu di bulan yang sama, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden berada di atas angka 70 persen dengan angka tertinggi 72 persen.

Namun, setelah pandemi melanda Indonesia yakni sekira Mei 2020 tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi terus menurun, dari 66 persen hingga kini 58,1 persen.

"Kepuasan terhadap kinerja presiden cenderung menurun, terutama dalam dua tahun terakhir," beber Burhanuddin.

Sebagai informasi, penyelenggaraan survei ini dilakukan melalui asumsi metode simple random sampling, dengan sampel sebanyak 1.200 responden.

Dalam praktiknya survei ini memiliki toleransi kesalahan atau margin of error (MoE) sekitar kurang lebih 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun untuk keseluruhan sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas