Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Pengakuan Amien Rais Keluar dari PAN: Saya Dikeroyok & Dianggap Pengganggu karena Tak Dukung Jokowi

Amien Rais mengaku hengkang dari Partai Amanat Nasional (PAN) karena merasa dirinya telah dikeroyok oleh partainya sendiri

Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
zoom-in Pengakuan Amien Rais Keluar dari PAN: Saya Dikeroyok & Dianggap Pengganggu karena Tak Dukung Jokowi
Tangkap Layar Youtube Karni Ilyas Club
Amien Rais di Youtube Karni Ilyas Club dalam segmen "Demokrasi Kita Sudah Dikubur", Jumat (8/10/2021) 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais mengaku hengkang dari Partai Amanat Nasional (PAN) karena merasa dirinya telah dikeroyok oleh partainya sendiri.

Amien Rais mengatakan bahwa dirinya dianggap penganggu karena tidak sepaham dan mendukung pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Apalagi, Jokowi dianggap dapat memberikan cash and carry bagi Partai PAN.

Pernyataan itu dilontarkan Amien Rais dalam program Karni Ilyas Club yang tayang, Jumat (8/10/2021).

"Saya garis bawahi mengapa saya dikeroyok oleh anak buah saya itu, yang karena pernah menjadi menko, menjadi menteri ini, menteri itu. Semuanya itu, itu karena saya dianggap penganggu. 'Mengapa sih nggak mendukung pak Jokowi. Pak Jokowi yang bisa memberikan cash and carry, jadi udahlah pak Amien kita keroyok saja agar keluar'. Ya saya keluar betul," terang Amien Rais.

Baca juga: Amien Rais: Era SBY Slogannya Bersama Kita Bisa, Era Jokowi Apa Saja Kita Bisa

Baca juga: Ramai-ramai Mundur dari Partai Ummat, Ada Apa dengan Kader & Pengurus Partai Bentukan Amien Rais itu

Amien Rais lantas memutuskan untuk keluar dari partai bentukkannya itu dan memilih membuat partai baru dengan nama Partai Ummat.

Keputusan Amien Rais keluar dari PAN ini didasari oleh prinsip awalnya, yakni sebagai partai oposisi.

Berita Rekomendasi

Sehingga, Amien Rais merasa dirinya dianggap sebagai pengganggu untuk langkah Partai PAN bergabung dengan Jokowi.

"Ini karena prinsip (menjadi partai oposisi), jadi saya dianggap pengganggu untuk langkah mereka bergabung dengan pak Jokowi karena itu tadi, cash and carry," jelas Amien Rais.

Amien Rais di Youtube Karni Ilyas Club dalam segmen
Amien Rais di Youtube Karni Ilyas Club dalam segmen "Demokrasi Kita Sudah Dikubur", Jumat (8/10/2021) (Tangkap Layar Youtube Karni Ilyas Club)

PAN Sempat Terhalang Berkoalisi dengan Pemerintah

Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari mengatakan Partai Amanat Nasional (PAN) sempat terhalang untuk  bergabung dengan partai pendukung pemerintah karena masih adanya Amien Rais.

Namun, setelah Amien Rais hengkang dari PAN dan mendirikan Partai Ummat, Partai PAN akhirnya resmi bergabung dengan partai pendukung pemerintah.

Ini karena Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dikabarkan memiliki kedekatan dengan Jokowi pada 2019 silam, bahkan sebelum pilihan presiden.

Hal tersebut disampaiakan Qodari, Kamis (26/8/2021).

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas