Tribun

Legislator NasDem Minta Polri Tindak Tegas Oknum Polisi yang Intimidasi Netizen

Polri diminta melakukan tindakan tegas terhadap oknum polisi yang melakukan intimidasi terhadap netizen bernama Fachrial Kautsar.

Penulis: chaerul umam
Editor: Theresia Felisiani
Legislator NasDem Minta Polri Tindak Tegas Oknum Polisi yang Intimidasi Netizen
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Taufik Basari 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Taufik Basari meminta Polri melakukan tindakan tegas terhadap oknum polisi yang melakukan intimidasi terhadap netizen.

Hal itu terkait dengan peristiwa yang dialami seorang netizen bernama Fachrial Kautsar di akun media sosialnya yang berujung pada intimidasi dan ancaman kepada Fachrial Kautsar.

Menurut Taufik, tindakan para oknum tersebut merusak citra polri dan menghambat program presisi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Tindakan mengancam dan intimidasi melalui online seperti kejadian tersebut sudah mengarah pada tindak pidana, semestinya para oknum itu lebih paham dan bukan malah melakukan tindak pidana," kata Taufik, kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Bajing Loncat yang Viral Beraksi di Siang Bolong, Sasar Truk di Jalan Raya Bekasi

Baca juga: Malam-malam Petugas Damkar Selamatkan 7 Pengunjung Mal di Bekasi yang Terjebak di Lift

Taufik menyayangkan, jika ada anggota kepolisian yang seharusnya menegakkan hukum malah dengan mudahnya melakukan tindak pidana meskipun alasannya adalah semangat korps.

"Jika dibiarkan dan tidak ada tindakan tegas maka masyarakat akan merasa tidak aman karena masih ada oknum-oknum yang diberikan wewenang memegang senjata, memiliki diskresi dan bertugas menegakkan hukum tapi justru merasa bisa sewenang-wenang mengintimidasi dan mengancam warga hanya karena suatu cuitan di sosial media," ujarnya.

Taufik juga mengaku sudah menelusuri siapa saja oknum yang mengancam netizen tersebut.

Ada yang menggunakan nama samaran namun ada juga yang secara terang-terangan menggunakan akun dari anggota Polri.

Baca juga: Belum Sempat Jual Mobil Angkot ke Lampung Seharga Rp 6 Juta, Sugiarto Ditangkap di Pelabuhan Merak

Baca juga: Minimarket di Condet Ambruk Timpa 5 Kendaraan dan Tukang Ayam, Saksi: Bunyi Kencang, Seperti Gemuruh

Atas kejadian ini, Taufik akan minta Kadivpropam Polri segera bertindak, memproses hukum dan memberikan jaminan perlindungan bagi netizen yang menjadi korban intimidasi.

Untuk diketahui, seorang netizen bernama Fachrial Kautsar melalui akun Twitternya @fchkautsar pada Rabu (14/10/2021), mengunggah tulisan yang berbunyi ""polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja gaksih"?.

Postingan tersebut akhirnya menjadi pemicu munculnya intimidasi dan ancaman terhadap dirinya melalui media sosial hingga nomor telepon pribadinya, yang diduga sebagian berasal dari oknum Polri

Merasa terancam, Fahrial akhirnya meminta dukungan dari sesama netizen hingga menonaktifkan akun instagramnya. 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas