Tribun

Cetak Sejarah PDIP Tiga Kali Berturut-turut Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

PDIP menjadi satu-satunya partai politik yang meraih kategori informatif, suatu kategori paling tinggi yang ditetapkan Komisi Informasi Pusat (KIP),

Editor: Johnson Simanjuntak
Cetak Sejarah PDIP Tiga Kali Berturut-turut Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik
Ist
Wapres Ma'ruf Amin memberikan penghargaan kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019 di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (21/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menjalankan praktik keterbukaan informasi partai sebagai kesadaran ideologis yang dinamis.

Hasilnya sebagai badan publik, PDIP menjadi satu-satunya partai politik yang meraih kategori informatif, suatu kategori paling tinggi yang ditetapkan Komisi Informasi Pusat (KIP), selama tiga tahun berturut-turut dalam keterbukaan informasi publik dari KIP.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 yang diserahkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 secara simbolis melalui konferensi video hari ini.

Di kategori partai politik, untuk tahun ini, PDIP bersama tiga parpol lain mendapat penghargaan dengan  klasifikasi Badan Publik-Partai Politik yang Informatif.

"Atas penganugerahan hari ini, untuk dicatat, PDI Perjuangan satu-satunya yang membuat sejarah penting, tiga kali berturut-turut dengan kategori tertinggi yakni kategori informatif," ucap Hasto usai menerima delegasi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) di kantor PDIP, Menteng, Selasa (26/10/2021).

Menurut Hasto melalui kepatuhan atas kebijakan dari KIP, PDIP menata seluruh layanan informasi sebagai bentuk komitmen perjuangan dengan berbagai inovasi baru kepartaian.

"Secara sistemik dalam penilaian itu menunjukkan ada inovasi selama pandemi yang tidak pernah berhenti. Berbagai pelatihan, bagian dari keterbukaan publik disampaikan. Kaderisasi secara online, pelatihan kepala daerah dinilai positif," jelas pria asal Yogyakarta itu.

Baca juga: Ganjar Bangga Jateng Terbaik Dalam Keterbukaan Informasi

"Sepanjang masa pandemi Covid-19, konsentrasi utama PDI Perjuangan adalah membantu rakyat. Kader partai harus menghadirkan wajah kemanusiaan, melakukan sinergi koneksitas baik secara vertikal horizontal, dari hulu ke hilir untuk turun membantu rakyat tanpa pandang bulu," tambah Hasto.

Dia mengatakan PDIP meningkatkan pelayanan permintaan informasi dan dokumentasi dengan memanfaatkan layanan teknologi berbasis aplikasi digital yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Hasto menjelaskan kantor partai di seluruh Indonesia dijadikan pusat gerakan kemanusiaan pemberian vaksin gratis yang diutamakan kepada tenaga medis, kelompok rentan dan pelaku ekonomi kerakyatan.

Penghijauan serentak yang dilakukan PDIP melibatkan struktur partai, legislatif, kepala dan wakil kepala daerah, tokoh masyarakat, pemerhati lingkungan, dan seluruh elemen masyarakat.

Kader diwajibkan menjaga sungai di daerahnya masing-masing dengan program penghijauan dari hulu ke hilir untuk menjaga dan menyelamatkan ribuan hingga jutaan mata air di seluruh Indonesia.

Melalui berbagai kegiatan, kantor Partai dijadikan sebagai pusat kebudayaan. Berbagai inovasi yang dilakukan selama pandemi itu yang juga menjadi perhatian tim penilai dari KIP.

"PDI Perjuangan melaporkan seluruh inovasi dan gerak politik kepada rakyat sebagai wujud tanggungjawab partai kepada kepercayaan rakyat. Sebagai partai ideologis, PDI Perjuangan bertekat menjadi partai politik yang terbuka dan berintegritas untuk menjaga Indonesia," ucap Hasto.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas