Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Stroke Sedunia: Sejarah, Tema, Cara Memperingati hingga Faktanya

Berikut sejarah Hari Stroke Sedunia, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Katarina Retri Yudita
Editor: Nuryanti
zoom-in Hari Stroke Sedunia: Sejarah, Tema, Cara Memperingati hingga Faktanya
healthline
Ilustrasi stroke di usia muda - Berikut sejarah Hari Stroke Sedunia, simak penjelasan selengkapnya berikut ini. 

Seorang dokter Yunani yang bernama Hippokrates adalah orang pertama yang mencatat stroke dalam sejarah.

Ia menyebutnya dengan nama apoplexia, yang ia gambarkan sebagai stagnasi darah yang menyebabkan gangguan 'roh' ke otak dan tubuh.

Perawatan yang tepat untuk stroke (1800-an)

Semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa stroke sebenarnya adalah suplai darah yang berkurang ke otak.

Hal ini menyebabkan dokter dan ahli bedah memulai perawatan pada arteri karotis.

Penyebab stroke (1900-an)

Penelitian medis menunjukkan bahwa kadar kolesterol tinggi, merokok, dan tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko tinggi terjadinya stroke.

Rekomendasi Untuk Anda

Diperlukan perawatan cepat (2000-an)

Sebuah metode respon cepat untuk mengurangi korban stroke dikembangkan di rumah sakit guna membantu penderita stroke.

Sejarah Hari Stroke Sedunia

Hari Stroke Sedunia pertama dirayakan oleh WSO pada 2006.

Organisasi ini muncul pada tahun yang sama setelah penggabungan International Stroke Society (ISS) dan World Stroke Federation (WSF).

WSO adalah lembaga nirlaba yang bekerja untuk meningkatkan kesadaran tentang stroke dan membantu penderita stroke untuk lebih pulih.

Misi WSO adalah promote research and teaching in this area that will improve the care of stroke victims throughout the world atau mempromosikan penelitian dan pengajaran di bidang ini yang akan meningkatkan perawatan korban stroke di seluruh dunia.

Dengan cara ini, organisasi juga berkomitmen untuk mengakui dan menghargai upaya semua profesional medis dan nonmedis yang telah berkomitmen untuk mengurangi angka stroke di seluruh dunia.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas