SBY Idap Kanker Prostat Stadium Awal, Pengobatan akan Dilakukan di Luar Negeri
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didiagnosa mengalami kanker prostat (prostate cancer) stadium awal.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Inza Maliana
Susilo Bambang Yudhoyono mulai akrab dengan nama Akademi Militer Nasional (AMN) ketika duduk di bangku kelas lima.
Hingga hari AMN berubah nama menjadi Akabri.
Kemudian, SBY memasuki SMP Negeri Pacitan dan berjuang untuk mewujudkan cita-cita masa kecilnya menjadi tentara.
Pendidikannya, dilanjutkan dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) setelah lulus SMA akhir tahun 1968.
SBY pernah menjadi mahasiswa Teknik Mesin Institut 10 November Surabaya (ITS).
Selang beberapa waktu, SBY justru memilih masuk Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di Malang, Jawa Timur.
Ketika masuk PGSLP, SBY juga mempersiapkan diri untuk masuk Akabri.
SBY pun masuk Akabri dan menjadi lulusan terbaik Akabri tahun 1973 dengan menerima penghargaan lencana Adhi Makasaya.
Ia juga mengenyam pendidikan militer di berbagai institusi.
Termasuk, pendidikan militernya di Airborne and Ranger Course di Fort Benning, Georgia, AS (1976).
Hingga gelar MA diperoleh dari Webster University AS.
Perjalanan Karier:
Perjalanan karier militernya, dimulai dengan menjabat sebagai Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (Komandan Peleton III di Kompi Senapan A, Batalyon Infantri Lintas Udara 330/Tri Dharma, Kostrad) tahun 1974-1976.
Kala itu, SBY membawahi langsung sekitar 30 prajurit.
SBY juga pernah menjadi Komandan Peleton II Kompi A Batalyon Linud 305/Tengkorak (Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad) tahun 1976-1977.
Baca tanpa iklan