Tribun

Kakanwil DIY: Lapas Narkotika Yogya Neraka Bagi Narapidana Bandel, Pengedar atau Residivis

Budi juga mendorong Komnas HAM untuk melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap napi.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Kakanwil DIY: Lapas Narkotika Yogya Neraka Bagi Narapidana Bandel, Pengedar atau Residivis
Tribunjogja.com/Miftahul Huda
Para pelapor dugaan kekerasan di Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta menjalani pemeriksaan di gedung ORI DIY, Jumat (5/11/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Budi Argap Situngkir menyerahkan proses dugaan penyiksaan terhadap napi Lapas Narkotika Yogyakarta kepada Komnas HAM.

Budi juga mendorong Komnas HAM untuk melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap napi.

Hal itu disampaikan Budi usai bertemu dengan Komisioner Komnas HAM Chairul Anam di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Senin (8/11/2021).

"Nah, dalam proses itu mungkin ada kesalahan atau tindakan-tindakan yang berlebihan, kami akan serahkan kepada teman-teman Komnas HAM. Kami akan menerima masukan dan kami juga melakukan pemeriksaan kalau memang salah kami akan tindak," kata Budi.

Budi juga mengatakan, dengan ditariknya 5 orang petugas yang diduga melakukan penyiksaan membuat tenaga pengamanan di Lapas Narkotika Yogya berkurang.

Ia memastikan bahwa Lapas Narkotika Yogya merupakan Lapas yang sangat disiplin.

Komisioner Komnas HAM Chairul Anam bersama Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Budi Argap Situngkir di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Senin (8/11/2021).
Komisioner Komnas HAM Chairul Anam bersama Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Budi Argap Situngkir di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Senin (8/11/2021). (Fransiskus Adhiyuda)

Bahkan, ia mengibaratkan neraka bagi narapidana maupun residivis kasus narkoba.

Karena, Budi memastikan tak ada perlakuan khusus bagi narapidana kaya maupun miskin di Lapas tersebut.

"Lapas khusus narkotika bahwa narapidana yang bandel atau pengedar atau residivis kalau masuk ke lapas Pakem jadi nerakanya karena sangat tertib," ucap Budi.

Baca juga: Kakanwil DIY Akui Adanya Tindakan Berlebihan dari 5 Petugas di Lapas Narkotika Yogyakarta

"Tapi kalau narapidana yang mau bertobat, ya disitulah surganya. Karena mereka akan menemukan pembinaan yang normal yang sangat baik tidak ada diskriminasi di sana," jelasnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas