Tribun

Penangkapan Terduga Teroris

Legislator PKB Dukung Densus 88 dan BNPT Terus Berantas Para Pelaku Terorisme

Luqman Hakim mendukung penuh tindakan pencegahan dan pemberantasan aksi terorisme yang dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror dan Badan Nasional Penanggu

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Legislator PKB Dukung Densus 88 dan BNPT Terus Berantas Para Pelaku Terorisme
Ist
Politisi PKB Luqman Hakim. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Legislator PKB Luqman Hakim mendukung penuh tindakan pencegahan dan pemberantasan aksi terorisme yang dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Penangkapan terhadap berbagai jaringan terorisme, termasuk jaringan pendukung finansialnya, merupakan langkah cerdas Densus 88 Anti Teror untuk melumpuhkan kekuatan terorisme di tanah air," kata Luqman kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

Pasalnya, Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor itu mengatakan bahwa radikalisme dan terorisme merupakan ancaman nyata terhadap kedamaian, ketertiban, dan keamanan masyarakat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Radikalisme dan terorisme tidak hanya menciptakan ketakutan di tengah masyarakat, lebih jauh mereka merupakan bagian dari desain sistematis untuk merubah dasar dan bentuk negara. Dari bentuk negara NKRI berdasar Pancasila dan UUD 1945 menjadi negara khilafah internasional," katanya.

Belum lagi, Luqman mengatakan operasi radikalisme dan terorisme di Indonesia memilih berbagai jalan taktis, dari taktik kekerasan sampai penyusupan ke berbagai instansi dan lembaga negara untuk menyebarkan pengaruh ajaran dan ideologi Islam anti-negara bangsa.

"Berbagai upaya negara dan masyarakat memberantas radikalisme dan terorisme penting dilakukan terus-menerus. Tidak boleh lengah apalagi berhenti," katanya.

"Berbagai upaya negara untuk memberantas radikalisme dan terorisme, tentu saja akan mendapatkan perlawanan dari pihak-pihak yang langsung ataupun tidak langsung menjadi bagian dari jaringan atau simpatisan yang telah terpapar ideologi radikal," kata Luqman.

Pimpinan Komisi II DPR RI itu pun meminta kepada Densus 88 Anti Teror dan BNPT untuk tidak menggubris suara-suara minor yang meminta pembubaran kedua instansi negara ini.

"Teruslah bekerja sesuai dengan mandat undang-undang guna mencegah dan memberantas aksi-aksi terorisme di tanah air. Ingat, terorisme termasuk kategori extra-ordinary crime, karena itu diperlukan langkah-langkah luar biasa untuk menanganinya," katanya.

Baca juga: Kepala BNPT: Tidak Sedikit ASN yang Masuk dalam Jaringan Terorisme

Terhadap adanya pihak yang meminta pembubaran Densus 88 Anti Teror dan BNPT, pLuqman meminta kepada Densus 88 Anti Teror, BNPT dan Mabes Polri agar melakukan penyelidikan serius dan mendalam guna memastikan apakah ada kaitan pihak-pihak tersebut dengan jaringan radikalisme dan terorisme.

Halaman
12
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas