Tribun

RJ Lino Tersangka Korupsi Pelindo II

Jaksa KPK Tuntut Eks Dirut Pelindo II RJ Lino 6 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi QCC

Jaksa meyakini RJ Lino bersalah mengakibatkan kerugian negara sebesar 1,99 juta dolar AS.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jaksa KPK Tuntut Eks Dirut Pelindo II RJ Lino 6 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi QCC
Ist
Jaksa meyakini RJ Lino bersalah mengakibatkan kerugian negara sebesar 1,99 juta dolar AS. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Joost Lino alias RJ Lino 6 tahun penjara dalam korupsi pengadaan tiga unit Quayside Container Crane (QCC) di PT Pelindo II tahun 2011.

Jaksa meyakini RJ Lino bersalah mengakibatkan kerugian negara sebesar 1,99 juta dolar AS.

Selain pidana kurungan badan, RJ Lino juga dibebankan denda sebesar Rp500 juta, apabila tidak dibayarkan akan diganti dengan hukuman kurungan penjara selama 6 bulan.

"Menjatuhkan pidana RJ Lino berupa pidana selama 6 tahun dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan," ucap JPU KPK Wawan Yunarwanto membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Dalam menuntut hukuman terhadap RJ Lino, jaksa KPK mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. 

Hal yang memberatkan, RJ Lino dinilai tidak mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Terdakwa menguntungkan pribadi dan terdakwa berbelit-belit," kata jaksa Wawan.

Terdakwa pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) Richard Joost Lino alias RJ Lino yang juga merupakan mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dalam ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/8/2021).
Terdakwa pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) Richard Joost Lino alias RJ Lino yang juga merupakan mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dalam ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/8/2021). (Rizki Sandi Saputra)

Sementara itu untuk hal yang meringankan, RJ Lino belum pernah menjalani proses hukum. 

Hal-hal ini yang menjadi pertimbangan JPU KPK dalam menjatuhkan tuntutan kepada RJ Lino.

Penuntut umum KPK meyakini RJ Lino merugikan keuangan negara sebesar 1,99 juta dolar AS. 

RJ Lino memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu memperkaya Wuxi Hua Dong Heavy Machinery Science and Technology Group Co. Ltd. (HDHM) Tiongkok.

PT Pelindo II proses pelelangan pada April 2009 dengan merubah sperifikasi crane single lift QCC berkapasitas 40 ton. 

Kendati demikian, tak ada satupun peserta lelang. 

Baca juga: Hari Ini Jaksa KPK Bacakan Tuntutan Eks Dirut Pelindo II RJ Lino

Hingga akhirnya, PT Pelindo II menujuk langsung PT Barata Indonesia sebagai pemenang lelang. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas