Tribun

Hari Guru Nasional

Kemenag: Kunci Learning Recovery Selama Pandemi Covid-19 Adalah Guru

Muhammad Zain mengatakan bahwa kunci learning recovery dari proses belajar mengajar yang terdampak pandemi covid-19 saat ini ada pada guru.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Wahyu Aji
Kemenag: Kunci Learning Recovery Selama Pandemi Covid-19 Adalah Guru
Tangkapan Layar: Kanal Youtube FMB9ID_IKP
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Zain dalam Dialog Produktif Kabar Kamis bertajuk Peran Aktif Guru Dalam Pemulihan Pendidikan di kanal Youtube FMB9ID_IKP pada Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Zain mengatakan bahwa kunci learning recovery dari proses belajar mengajar yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini ada pada guru.

Untuk itu, kata dia, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan dan menjalankan vaksinasi terhadap guru-guru madrasah sekaligus meningkatkan kompetensi mereka khususnya di bidang budaya digital.

Oleh karena itu, kata dia, Kementerian Agama menggandeng Kementerian Kominfo dalam program peningkatan guru-guru madrasah dengan melatih para guru tersebut agar mereka memiliki digital culture.

Selain itu, kata dia, Menteri Agama telah bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional untuk menyediakan akses seluas-luasnya kepada guru madrasah mengakses artikel dan buku-buku koleksi di sana.

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Produktif Kabar Kamis bertajuk Peran Aktif Guru Dalam Pemulihan Pendidikan di kanal Youtube FMB9ID_IKP pada Kamis (25/11/2021).

"Jadi sekarang ini betul bahwa kunci pada learning recovery hari ini adalah guru-guru kita," kata Zain. 

Ia mengatakan madrasah yang memiliki asrama sejauh ini lebih mudah terkendali terkait situasi madrasah di masa pandemi covid-19.

Baca juga: Dewan Syura PKB: Muliakan Guru dan Jangan Dizalimi

Menurutnya hal itu karena kondisi yang lebih tertutup.

Sehingga, meskipun ada kasus penularan di madrasah tersebut akan lebih mudah terkontrol.

"Kita juga ada pengalaman misalnya MAN IC Jambi, mereka dulu tertular 81 orang, alhamdulillah dengan kekompakan semua pihak, Dinas Kesehatan, Satgas Gugus Covid alhamdulillah mereka sehat," kata dia.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas