Tribun

Dukung Jokowi Stop Ekspor Nikel, Ketua Umum PKB: Tak Usah Takut Digugat WTO

Langkah tegas Presiden adalah wujud penegasan kedaulatan Indonesia di mata dunia, terutama dalam konteks perdagangan bahan mentah.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hasanudin Aco
Dukung Jokowi Stop Ekspor Nikel, Ketua Umum PKB: Tak Usah Takut Digugat WTO
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengapresiasi langkah tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghentikan ekspor bahan mentah mulai dari nikel, bauksit, hingga tembaga ke luar negeri secara bertahap.

Menurutnya, langkah tegas Presiden adalah wujud penegasan kedaulatan Indonesia di mata dunia, terutama dalam konteks perdagangan bahan mentah.

“Saya apresiasi sikap tegas pak Presiden Jokowi. Ini jadi bukti bahwa kita, Indonesia, berdaulat,” kata pria yang karib disapa Gus Muhaimin di Jakarta, Jumat (26/11/2021).

Wakil Ketua DPR RI ini menyatakan, selama ini Indonesia selalu menjadi pengekspor bahan mentah ke luar negeri.

Baca juga: Setelah Jokowi, Kini Sri Mulyani Soroti Belanja Daerah yang Minim

Ketika sudah diolah, mereka memasarkannya kembali ke Indonesia.

Kondisi itu disebutnya membuat Indonesia mudah dipermainkan oleh pasar.

Karena itu, Gus Muhaimin menegaskan dukungannya terhadap sikap Presiden Jokowi menolak ekspor bahan mentah.

Di sisi lain dia mendorong transformasi ekonomi dalam negeri untuk diperkuat.

“Dari dulu Indonesia hanya berbasis pada komoditas, pada bahan-bahan mentah, yang diekspor selalu bahan-bahan mentah, raw material. Itu keliru karena dampak ekonominya buat kita sangat minim. Nah ketika pak Jokowi menolak ekspor bahan mentah dan mengoptimalkan pengolahannya di dalam negeri, saya kira ini akan membuat Indonesia semakin kuat dan bangkit dari sisi perekonomian,” tutur Gus Muhaimin.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas