Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Kecelakaan Mobil Ketua MPR Bambang Soesatyo

Saat melewati gundukan mobil Citroen tersebut melayang dan jatuh dengan bumper depan menghantam gundukan tanah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kronologi Kecelakaan Mobil Ketua MPR Bambang Soesatyo
Via Kompas.com
Foto Citroen C3 R5 yang dikendarai Sean Gelael dan Bambang Soesatyo usai mengalami kecelakaan di balapan Kejurnas Sprint Rally 2021(Staf dokumentasi Bamsoet) 

Citroen C3 R5 yang akan digunakan Sean Gelael pada reli nasional di Medan, 23-24 November 2019(kompas.com - AFH) Citroen C3 R5 merupakan mobil reli yang dibangun Citroen World Rally Team.

Mobil ini didasarkan pada Citroen C3 dan dibuat khusus berdasarkan peraturan R5.

R5 merupakan kelas dalam sebuah reli atau kini dinamakan WRC2 dan WRC2 Pro, satu tingkat di bawah kejuaraan dunia reli (World Rally Champioship/WRC).

Konsep reli R5 ini memungkinkan tiap pabrikan yang ikut serta diperbolehkan membuat mobil dengan harga yang lebih terjangkau dan dikerjakan langsung oleh para engineer pabrikan tersebut.

Artinya tim privateer bisa ambil bagian di dalam balap reli bergengsi tersebut.

Dengan spesifikasi yang dibangun khusus untuk rally, Citroen C3 R5 dibekali dengan mesin 1.600cc turbo, 4 silinder, 16-valve, dengan ECU Magneti Marelli.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 285HP pada 5.000 rpm dan torsi 420 Nm pada 4.000 rpm.

Rekomendasi Untuk Anda

Tenaga dari mesin disalurkan ke penggerak roda melalui transmisi manual 5 percepatan sequintal.

Pada bagian kaki-kaki, Citroen C3 R5 mengandalkan suspensi Reiger buatan Belanda yang memang dikenal spesialis untuk reli R5.

Selain itu, di bagian pengereman diperkuat juga dengan big brake kit Alcon 370mm dan 300mm empat pot di depan dan belakang.

Untuk sasis mobil ini sudah dihomologasi FIA dengan reinforced steel multipoint welded. Termasuk untuk urusan bodi yang memakai steel and composite fiber panels.

Pada eksterior ada penggantian fender dengan yang lebih lebar. Hal tersebut karena jarak antar roda lebih lebar mengingat mobil reli mengharuskan manuver-manuver tajam selama kompetisi.

Sebaliknya, karena masuk ke dalam kelas yang tak ringan, maka tak akan ditemukan body kit tambahan di eksterior selain wing di buritan. (Arif Nugrahadi/Kompas.com/GridOto)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas