Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Ahmad Sahroni, Crazy Rich Tanjung Priok yang Ditunjuk Anies jadi Ketua Event Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Event Formula E.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Profil Ahmad Sahroni, Crazy Rich Tanjung Priok yang Ditunjuk Anies jadi Ketua Event Formula E
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ahmad Sahroni. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Event Formula E.

Seperti diketahui Formula E rencananya akan dihelat di DKI Jakarta, pada Juni 2022 mendatang.

Dikutip dari WartakotaLive.com, Anies Baswedan membeberkan alasannya menunjuk pria yang berjuluk crazy rich Tanjung Priok tersebut.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada Pak Sahroni yang bersedia untuk menerima tugas besar ini," ungkap Anies.

"Kita bangga karena yang ditugasi adalah warga Jakarta, asli dari Tanjung  Priok yang memang ditugasi nantinya menjadi sebuah even yang menempatkan Jakarta dan Indonesia di kancah global," ujar Anies

Diketahui Ahmad Sahroni tampak bertemu dengan Anies Baswedan hari ini, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Anggota DPRD DKI Kenneth Minta Anies Jawab Interpelasi Formula E Agar Clear dan Terang

Anies mengatakan pertemuan tersebut bukan kali pertama.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Anies, Ahmad Sahroni cukup berpengalaman di dalam kegiatan balap mobil.

Alasan berikutnya karena Sahroni juga merupakan ketua perkumpulan mobil listrik dan Sekjen IMI (Ikatan Motor Indonesia).

Profil Ahmad Saroni

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (dok. DPR RI)

Pria kelahiran 8 Agustus 1977 ini merupakan seorang politikus sekaligus seorang pengusaha.

Diambil dari Wikipedia, Ahmad Sahroni terlahir dari keluarga yang sederhana, hingga akhirnya dirinya mendapatkan kesuksesan dengan jerih payahnya sendiri.

Roni tinggal di daerah yang kumuh dan miskin, mulai mencari pekerjaan di sekitar wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Roni pernah menjadi sopir antar-jemput anak-anak sekolah, tukang cuci kuali raksasa di dapur kapal pesiar asing, pelayan restoran, serta karyawan di beberapa perusahaan.

Ia juga pernah menjadi sopir di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengisian bahan bakar minyak.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas