Tribun

Reshuffle Kabinet

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Ketum PKB: Biasanya Pas Mepet-mepet Baru Diajak Bicara

Presiden Joko Widodo belum berencana melakukan reshuffle atau merombak Kabinet Indonesia Maju.

Editor: Hasanudin Aco
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Ketum PKB: Biasanya Pas Mepet-mepet Baru Diajak Bicara
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam Pidato Kebangsaan pada acara HUT CSIS ke 50 Tahun secara daring, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ketua umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan isu perombakan (reshuffle) kabinet yang berhembus akhir-akhir ini masih sebatas rumor. 

"Itu masih bersifat rumor," kata Muhaimin usai membuka kegiatan Garda Bangsa di Jakarta, Rabu (1/12/2021) malam seperti dikutip dari Kompas.TV.

Menurut wakil ketua DPR, biasanya jika presiden melakukan perombakan menteri di kabinetnya, maka akan mengumpulkan para ketua partai pendukung atau minimal menghubungi mereka.

"Sampai detik ini belum ada. Bisa jadi mepet-mepet baru diajak bicara," ujarnya.

Muhaimin juga belum mendapatkan informasi terkait isu mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang kemungkinan masuk dalam kabinet kerja Jokowi-Ma'ruf.

Baca juga: Soal Isu Reshuffle Kabinet 8 Desember, Ahmad Muzani: Gerindra Percaya Sepenuhnya Ke Jokowi 

Beberapa waktu terakhir, beredar isu Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan kabinet usai masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam koalisi partai pendukung pemerintah.

Sejumlah kader PKB yang menduduki jabatan menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf saat ini ialah Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Selain itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Bantahan Istana

Sementara itu Istana Kepresidenan RI melalui  Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, Presiden Joko Widodo belum berencana melakukan reshuffle atau merombak Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Pratikno, pemerintah masih fokus menangani pandemi virus corona, khususnya terkait varian baru Omicron.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas