Tribun

Erupsi Gunung Semeru

Menko PMK: Pengungsian di Zona Rawan Bencana Semeru Akan Dipindahkan

Penyediaan tempat pengungsian yang layak, kebutuhan logistik, dan dapur umum sudah dilakukan oleh BNPB bersama Kemensos, dan Pemerintah Daerah.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Menko PMK: Pengungsian di Zona Rawan Bencana Semeru Akan Dipindahkan
akun Facebook SAR FKAM Search dan Rescue
Kondisi Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro yang diterjang awan panas Gunung Semeru cukup memprihatinkan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah menangani korban pengungsi secara maksimal.

Penyediaan tempat pengungsian yang layak, kebutuhan logistik, dan dapur umum sudah dilakukan oleh BNPB bersama Kemensos, dan Pemerintah Daerah.

"Untuk mereka yang masih yang ditampung di Kantor Kelurahan, itu saya minta malam ini juga dipindahkan ke sekolah. Karena kalau di sekolah kan lebih tertutup di ruang-ruang kelas," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

Selain itu, Muhadjir mendapatkan laporan, ada beberapa tempat pengungsian yang rawan terdampak erupsi susulan, yakni di lokasi pengungsian di Desa Curah Kobokan dan Desa Sumberwuluh.

Dia mengatakan, para pengungsi di dua desa tersebut akan ditarik dan dipindahkan ke pengungsian di Desa Penanggal.

Seorang warga menjalani pemeriksaan kesehatan di posko pengungsian di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, pada 5 Desember 2021, pasca erupsi Gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 14 orang. (Photo by Juni Kriswanto / AFP)
Seorang warga menjalani pemeriksaan kesehatan di posko pengungsian di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, pada 5 Desember 2021, pasca erupsi Gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 14 orang. (Photo by Juni Kriswanto / AFP) (AFP/JUNI KRISWANTO)

"Karena tempat yang dijadikan penampungan di dua desa itu rawan termasuk zona merah. Kita khawatir kalau ada erupsi susulan atau seandainya ada hujan deras, maka lahar yang tertahan di atas akan turun," tutur Muhadjir.

Baca juga: Tindak Lanjuti Arahan Jokowi, Kepala BNPB Turun Lapangan Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Untuk mengkoordinasikan lebih lanjut penanganan pasca erupsi Gunung Semeru, Muhadjir menyampaikan, kepala BNPB telah membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Darurat Bencana yang terdiri dari Komandan Korem, Bupati, dan Kapolres.

Langkah ini dilakukan agar koordinasi mulai dari tanggap bencana sampai masa rehabilitasi dan rekonstruksi bisa berjalan baik.

Selain itu, juga telah dibentuk Posko Penanggulangan Darurat Bencana. Diharapkan dengan adanya posko, seluruh relawan dan lembaga kemanusian lainnya, termasuk Dunia Usaha, media dan akademisi agar berkolaborasi dengan Posko dan Satgas  Penanggulangan Darurat Bencana erupsi Gunung Semeru.

"Sekarang mereka semua sudah bergerak. Dan Insya Allah penanganannya semua lancar," pungkas Muhadjir. 
 

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas