Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kelakar Wapres Soal Dinamika Muktamar NU: Diawali Gegeran, Diakhiri Ger-geran

Istilah "gegeran" yang disebutkan Wapres, diartikan sebagai semacam keributan akibat adanya perbedaan pendapat ataupun perdebatan menjelang muktamar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
zoom-in Kelakar Wapres Soal Dinamika Muktamar NU: Diawali Gegeran, Diakhiri Ger-geran
BPMI Setwapres
Wakil Presiden Ma’ruf Amin. 
Memuat video…

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres)Ma'ruf Amin yang juga sebagai salah satu ulama sesepuh Nahdlatul Ulama (NU), turut mengomentari panasnya dinamika menjelang Muktamar Ke-34 NU yang rencananya akan digelar di Lampung pada 23-25 Desember 2021.

Menurut Wapres, Muktamar akan selalu seperti itu.

"NU itu kalau mau Muktamar itu bikin gegeran dulu, ribut, tapi kalau selesai nanti ger geran namanya," kata Wapres saat bercengkrama bersama di Kedai Kopi BKaro, Jalan Haranggaol Nomor 14, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis malam (9/12/2021).

Adapun istilah "gegeran" yang disebutkan Wapres, diartikan sebagai semacam keributan akibat adanya perbedaan pendapat ataupun perdebatan menjelang pelaksanaan Muktamar.

"Itu istilahnya sebelum Muktamar musti gegeran" candanya.

Baca juga: Visioner dan Progresif, Gus Yusuf Chudlori Bisa Jadi Caketum PBNU Potensial di Muktamar NU

Namun setelah selesai Muktamar, Wapres meyakini segala dinamika keributan tersebut akan menjadi "ger geran" atau tawa bersama yang menandakan segala masalah telah selesai.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau yang dulu-dulu begitu," cetusnya.

Untuk itu, Wapres yang merupakan Mantan Rais Aam PBNU, berharap agar segala permasalahan yang muncul menjelang dan dalam Muktamar NU dapat selesai bersamaan dengan selesainya pelaksanaan Muktamar.

"Saya harapkan juga (sekarang) seperti itu. Tidak berkelanjutan.Kalau berkelanjutan, itu yang repot," tandasnya.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung tetap diselenggarakan pada 23-25 Desember 2021.

Ketetapan ini diputuskan dalam Ikhbar Muktamar ke-34 NU yang diumumkan di Kantor PBNU, Jakarta Pusat.

Baca juga: NU Jatim Harus Percaya Diri Ambil Momentum Ajukan Calon Ketum PBNU di Muktamar NU

Hadir dalam pengumuman penetapan jadwal Muktamar tersebut di antaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Choli  Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal  H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

Selain itu, hadir pula kader NU yang berada di DPR RI, di antaranya Politisi PKB, Abdul Kadir Karding dan Politisi Partai Golkar, Nusron Wahid.

"Sehubungan dengan kebijakan penarikan PPKM level 3 terkait pencegahan penanganan corona. Pada masa Nataru, maka dengan ini PBNU memberitahukan bahwa penyelenggaraan muktamarr adalah sepenuhnya keputusan Konbes dan Munas 26 September. Adapun waktunya adalah pada tanggal 23-25 Desember 2021," sambungnya," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil, Selasa (7/12/2021).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas