Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jawaban Jokowi Terhadap Kritik Anwar Abbas Soal Lahan: Betul, tapi Bukan Saya yang Membaginya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pernyataan Wakil Ketua Umum Muajelis Ulama Indonesia Anwar Abbas terkait penguasaan lahan di Indonesia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Inza Maliana
zoom-in Jawaban Jokowi Terhadap Kritik Anwar Abbas Soal Lahan: Betul, tapi Bukan Saya yang Membaginya
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam artikel terdapat tanggapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap pernyataan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas soal penguasaan lahan di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pernyataan Wakil Ketua Umum Muajelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas terkait penguasaan lahan di Indonesia.

Pada momen Kongres Ekonomi Umat ke-2 MUI, Anwar Abbas menyampaikan indeks Indonesia bidang pertanahan yang  memprihatinkan, yakni 0,59.

Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden pun memberikan tanggapan di dalam forum tersebut.

Dikatakan, apa yang disampaikan oleh Waketum MUI ini benar, namun Jokowi juga memberikan sanggahannya.

Baca juga: BFN dan IFS 2021 Dorong Pemanfaatan Fintech dan Akselerasi Inklusi Keuangan Perkuat Ekonomi

“Yang pertama yang berkaitan dengan lahan, dengan tanah. penguasaan lahan, penguasaan tanah. Apa yang disampaikan oleh Buya betul. Tapi bukan saya yang membaginya," ucap Jokowi, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (12/12/2021).

"Ya harus saya jawab. Harus saya jawab.”

“Dan kita sekarang ini dalam proses mendistribusi reforma agraria yang target kita sudah mencapai 4,3 juta hektare dari target 12 juta dari yang ingin kita bagi," lanjutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden menambahkan, saat ini Indonesia sudah memiliki bank tanah.

“Saat ini kita sudah mempunyai bank tanah, akan kita lihat Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang ditelantarkan semuanya.”

“Mungkin Insya Allah bulan ini sudah saya mulai atau mungkin bulan depan akan saya mulai untuk saya cabut satu per satu, yang ditelantarkan itu banyak sekali."

“Konsesinya diberikan sudah lebih 20 tahun, lebih 30 tahun, tapi tidak diapa-apakan, sehingga kita tidak bisa memberikan ke yang lain-lain,” katanya.

Jokowi juga mempersilahkan kepada siapa pun yang memerlukan lahan dalam jumlah besar untuk menyampaikan pada dirinya.

“Kalau ada yang memerlukan lahan dengan jumlah yang sangat besar, silahkan sampaikan pada saya, akan saya carikan.”

"Tapi dengan sebuah hitung-hitungan proposal juga yang feasible. Artinya ada feasibility study yang jelas. Akan digunakan apa barang itu, lahan itu. Akan saya berikan. Saya akan berusaha untuk memberikan itu, Insya Allah,” ucap pria yang pernah menjabat Wali Kota Solo ini.  

“Karena saya punya bahan banyak, stok. Tapi nggak saya buka ke mana-mana. Kalau Bapak-Ibu sekalian ada yang memiliki, silakan datang ke saya, diantar oleh Buya Anwar Abbas,” lanjutnya.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas. (Fitri Wulandari/Tribunnews.com)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas