Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

BMKG: Gempa NTT Berpotensi Tsunami Level Waspada, Maksimum Ketinggian Setengah Meter

Ancaman waspada, kata Dwikorita, terjadi di Flores Timur bagian utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara, dan Pulau Lembata.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in BMKG: Gempa NTT Berpotensi Tsunami Level Waspada, Maksimum Ketinggian Setengah Meter
Tangkapan Layar BMKG
Gempa Terkini NTT 14 Desember 2021 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi di NTT berpotensi tsunami dengan tingkat ancaman waspada.

Ancaman tsunami terjadi akibat gempa berkekuatan 7,4 Magnitudo.

"Waspada artinya maksimum ketinggian tsunami adalah setengah meter," ucap Dwikorita.

Ancaman waspada, kata Dwikorita, terjadi di Flores Timur bagian utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara, dan Pulau Lembata.

Dwikorita mengungkapkan hasil monitoring alat pengukur muka air laut dari Badan Informasi Geospasial menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setingg 7 cm di Stasiun Badan Informasi Geospasial Stasiun Reo dan Stasiun Marapokot, NTT.

Baca juga: BMKG: Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa NTT Berakhir

Meski begitu, BMKG telah menyatakan bahwa peringatan dini tsunami telah berakhir.

Rekomendasi Untuk Anda

"BMKG tidak melakukan revisi namun melakukan pemutakhiran peringatan dini 1, 2, dan 3," tutur Dwikorita.

Sebelumnya BMKG mengeluarkan peringatan dini Tsunami 2 untuk sebagian wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021).

Peringatan dini Tsunami itu dikeluarkan seraya dengan adanya guncangan gempa berkekuatan 7,4 Magnitudo di area perairan laut Flores bagian Barat Laut Larantuka dengan kedalaman 10 km tepatnya di 7.59 LS, 122.24 Bujur Timur (BT).n

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas