Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sesuai Arahan Jokowi, Erick Thohir Berkomitmen Wujudkan Indonesia Zero Emission 2060

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, telah menyiapkan roadmap ekonomi hijau untuk mencapai zero emission pada 2060. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sesuai Arahan Jokowi, Erick Thohir Berkomitmen Wujudkan Indonesia Zero Emission 2060
Tribunnews/Herudin
Menteri BUMN Erick Thohir 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, telah menyiapkan roadmap ekonomi hijau untuk mencapai zero emission pada 2060. 

Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah melakukan sejumlah persiapan transisi energi.

Erick mengatakan roadmap ekonomi hijau ini dibentuk dalam rangka upaya revolusi penggunaan energi di Indonesia

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkomitmen menggunakan energi baru terbarukan sebagai pengganti bahan bakar fosil khususnya batu bara.

"Sesuai arahan Presiden yang telah menekankan komitmen bersama jajaran Kabinet Indonesia Maju untuk menggantikan batu bara dengan energi baru terbarukan, maka kami juga telah menyiapkan road map pengembangan ekonomi hijau dan transisi energi serta renewable energy sehingga kita segera memiliki energi baru terbarukan," ujar Erick dalam keterangannya, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Krisis Pasokan Batubara, Erick Thohir Copot Direktur Energi Primer PLN

Erick menyampaikan telah mendorong 43 BUMN dan anak usahanya memiliki peta jalan masing-masing untuk mendukung ekonomi hijau. 

Rekomendasi Untuk Anda

Terutama untuk PLN, Pertamina, dan Perusahaan Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA).

Lebih lanjut, Erick Thohir mencontohkan PLN menargetkan pembangunan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) berkapasitas 1,19 gigawatt (GW) pada 2022. 

Proyek-proyek pembangkit tersebut di antaranya adalah pembangkit listrik air dan minihidro (PLTM) yang ditargetkan mencapai 490 MW dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) 195 MW.

Di tahun 2021, PLN juga meningkatkan 13 PLTM dengan kapasitas total 71,9 MW.

PLN juga akan segera menandatangani fasilitas pendanaan Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk mendukung transisi energi.

"Jangan hanya renewable energy (EBT) ini hanya jadi wacana tapi konkretnya tidak ada, apalagi kita sudah menandatangani 2060 zero carbon," ujar Erick.

Baca juga: Jokowi Ancam Cabut Izin Usaha Tambang Batu Bara yang Langgar DMO, Ini Kata Erick Thohir

Sementara itu, Pertamina juga membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang diproyeksikan bisa menghemat Rp 4 miliar setahun. 

Perusahaan migas tersebut telah memulai menjajaki bahan bakar EBT dengan pengalokasian belanja modal yang mencapai sekitar 8,3 miliar dollar AS atau sembilan persen dari total belanja perusahaan 92 miliar dollar.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas