Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dosen UNJ Ubedilah Badrun Diteror dan Dituding Terlibat Parpol Tertentu

Berikut kejanggalan yang dialami Ubedilah Badrun setelah melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Inza Maliana
zoom-in Dosen UNJ Ubedilah Badrun Diteror dan Dituding Terlibat Parpol Tertentu
Adiatmaputra Fajar Pratama/Tribunnews.com
Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun 

Ia mengaku menemui orang tak dikenal yang diduga mengintai kediamannya.

"Dua hari lalu memang ada orang yang tidak dikenal dan tidak pernah terlihat sepanjang saya tinggal 13 tahun lebih di sini."

"Orang itu menggunakan kendaraan roda dua dan duduk ditempat istirahat lapangan basket, terlihat mengamati rumah sekitar 20 menit."

"Kehadiran sopir tetangga ke lokasi itu yang membuat ia pergi dari lokasi duduknya, selebihnya wallahua'lam," jelasnya.

Ubedilah Badrun, dosen yang melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK
Ubedilah Badrun, dosen yang melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK (Instagram @ubedilahbadrun.official)

Meski ada beberapa kejanggalan yang ia alami setelah melaporkan putra presiden ke KPK, Badrun berharap hal itu bukan bagian dari ancaman.

Ia tetap berpikir positif dan menyatakan bahwa kondisinya saat ini baik-baik saja.

"Semoga motifnya bukan dalam rangka teror psikologis, saya positive thinking saja bahwa itu semua jauh dari motif teror. Alhamdulillah saya saat ini baik baik saja," ujar Badrun.

Rekomendasi Untuk Anda

Dituding Terlibat dengan Parpol Tertentu

Di sisi lain, setelah mendapatkan teror, tudingan politik juga muncul untuk menyerang Ubedilah Badrun.

Satu di antaranya tudingan dari Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Hasto menduga Badrun terlibat dengan partai politik tertentu.

Hasto mengatakan, PDIP melalui DPC Kota Surakarta sudah menjalin komunikasi dengan Gibran soal adanya laporan yang dibuat Badrun.

"Ya komunikasi dilakukan terutama di DPC PDIP di kota Surakarta dan klarifikasi langsung yang dilakukan oleh mas Gibran," kata Hasto saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/1/2022), dikutip dari Tribunnews.

Baca juga: Ubedilah Tak Takut Dipolisikan Usai Adukan Gibran-Kaesang ke KPK, Tolak Minta Maaf ke Putra Jokowi

Hasto pun menilai, apa yang disampaikan oleh Gibran dianggap sebagai hal yang positif.

Terlebih, ia menyebut upaya hukum yang dilakukan Ubedillah dinilai sarat akan kepentingan politis.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas