Tribun

Pemindahan Ibu Kota Negara

Ridwan Kamil: Belum Ada Pembicaraan Formal Terkait Kepala Otorita IKN

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku belum ada pembicaraan formal terkait Kepala Otorita ibu Kota Negara (IKN), Nusantara.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ridwan Kamil: Belum Ada Pembicaraan Formal Terkait Kepala Otorita IKN
Foto: Deni/Biro Adpim Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku belum ada pembicaraan formal terkait Kepala Otorita ibu Kota Negara (IKN), Nusantara. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku belum ada pembicaraan formal terkait Kepala Otorita ibu Kota Negara (IKN), Nusantara.

Untuk diketahui Presiden Jokowi menyebutkan bahwa calon Kepala Otorita IKN berlatar belakang arsitektur dan pernah memimpin daerah.
Profil tersebut cocok dengan latar belakang Ridwan Kamil.

"Jadi belum ada pembicaraan formal dan juga seperti apa," kata Ridwan Kamil dikutip dari Youtube CNNIndonesia, Rabu (26/1/2022).

Kang Emil sapaan karibnya mengaku kaget karena selalu ditanya mengenai calon Kepala Badan Otorita IKN saat pergi kemana pun.

Setahu dia calon kepala Otorita IKN yang sempat digadang-gadang presiden di antaranya Bambang Brodjonegoro dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Baca juga: Ahok Dijagokan Jadi Kepala Otorita IKN, Ngabalin: Jika Presiden Pilih Dia, Kenapa Orang Lain Resah?

Selain itu menurut dia, profil calon kepala IKN seperti yang disebutkan Presiden, bukan hanya dirinya saja yang sesuai.

Kang Emil mengatakan Menteri Sosial Tri Rismahirini alias Risma juga merupakan lulusan arsitek dan pernah memimpin daerah, selain itu ada Gubernur Aceh dan Walikota Makasar.

"Jadi belum ada konfirmasi dan saya belum bisa jawab secara utuh, karena belum ada pembicaraan formal terkait yang dimaksud tadi," katanya.

Menurut Emil Kepala Otorita IKN nantinya memiliki tugas mengawal pembangunan IKN dari nol.

Mulai dari membangun Istana Negara, membangun jalan, dan juga infrastruktur lainnya.

Dari sisi kearsitekturan memang cocok dengan background dirinya.

Meskipun demikian menurutnya, memilih kepala IKN bukan semata mata mencari insinyur.

Baca juga: Menanti Siapa Kepala Otorita IKN, Ngabalin: Jika Presiden Pilih Ahok, Kenapa Mesti Resah dan Gelisah

Karena itu kata dia, menjadi Kepala Otorita IKN bukan semata-mata tertarik atau tidak tertarik, karena banyak pertimbangan yang harus dikalkulasikan.

"Ya saya kira bukan soal tertarik tidak tertarik, karena kalau ada penugasan pasti ada pertimbangan saya juga kan gubernur Jabar," tuturnya.

Emil mengaku belum ditawari untuk menjadi Kepala IKN.

Dirinya juga belum mau berkomentar panjang lebar soal Kepala IKN, karena khawatir apa yang disampaikan Presiden ternyata bukan tertuju kepadanya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas