Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Jika Benar Ada Reshuffle Kabinet, PAN Akan Diuntungkan

Isu reshuffle atau perombakan kabinet menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berembus.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pengamat: Jika Benar Ada Reshuffle Kabinet, PAN Akan Diuntungkan
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ujang Komarudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu reshuffle atau perombakan kabinet menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berembus.

Kali ini, isu reshuffle disebut-sebut akan dilakukan pada akhir Maret 2022 ini.

Dimana, Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan akan masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

Sesuai kebiasaan Presiden Jokowi sebelumnya, dimana reshuffle kabinet dilakukan pada hari Rabu Pon.

Sesuai penanggalan, tanggal 23 Maret 2022 ini merupakan Rabu Pon.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai, jika benar akan ada reahuffle kabinet tersebut, maka PAN akan sangat diuntungkan.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Jokowi: Dilakukan Akhir Bulan Ini, PAN Disebut Bakal Dapat Jatah Menteri

Pasalnya, kata Ujang, selama ini isu PAN akan masuk koalisi hanya berhembus begitu saja. Tanpa ada kepastian yang jelas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kelihatannya PAN akan beruntung. PHP yang selama ini terjadi sepertinya akan dieksekusi oleh Jokowi. Soal dapat jatah  menteri dan satu wamen, isu itu sudah lama dan saat ini muncul kembali menjelang reshuffle," kata Ujang saat dihubungi Tribunnews, Rabu (9/3/2022).

Baca juga: Elite PAN Mengaku Belum Dengar Informasi Soal Reshuffle Kabinet

Ujang mengatakan, bahwa jika nantinya PAN dapat jatah satu menteri dan satu wamen, maka sangat senang sekali.

Pasalnya, PAN selama ini tak ikut berdarah-darah dan berkeringat dalam memenangan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, lalu.

"Jika PAN dapat 1 menteri dan 1 wamen, maka PAN akan happy. Karena selama ini PAN tidak berdarah-darah dan berkeringat untuk memenangkan Jokowi-MA di Pilpres," ucap Ujang.

Meski begitu, ia menilai wajar jika politik akan berjalan secara dinamis.

Terlebih, dalam politik semua bisa terjadi dalam waktu singkat.

"Tapi itulah politik, semua dinamis, apapun bisa terjadi di politik. Kawan bisa jadi lawan begitu juga sebaliknya," kata Ujang.

Baca juga: Kabarnya Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Akhir Maret 2022, PPP: Wajar Jika PAN Masuk Koalisi

Ujang juga menyebut, bahwa saat ini partai-partai koalisi Jokowi terlihat bisa memerima isu bergabungnya PAN ke dalam koalisi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer

Test RCE 17

Test RCE 2

Test RCE

Atas