Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Deretan Kontroversi Terawan Agus Putranto hingga Berakhir Dipecat IDI, Penggagas Terapi Cuci Otak

Berikut ini deretan kontroversi Terawan Agus Putranto alias Dokter Terawan hingga berakhir dipecat IDI.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Shella Latifa A
zoom-in Deretan Kontroversi Terawan Agus Putranto hingga Berakhir Dipecat IDI, Penggagas Terapi Cuci Otak
TRIBUNNEWS/MAFANI FIDESYA
Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. 

Terawan pun justru menyalahkan orang-orang yang membeli masker.

"Salahmu sendiri kok beli ya," kata Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020), dikutip dari Kompas.com.

Terawan menilai orang yang sehat tidak perlu menggunakan masker untuk mengantisipasi virus.

Seharusnya, kata Terawan, masker hanya digunakan oleh orang yang sakit agar tak menularkan penyakitnya ke lingkungan sekitar.

Presiden Jokowi dan Menkes Terawan.
Presiden Jokowi dan Menkes Terawan. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Hal itu sesuai anjuran Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang beberapa waktu kemudian direvisi.

WHO pun mewajibkan setiap orang untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Di samping itu, pada 17 Februari 2020, sejumlah pakar mempertanyakan mengapa Covid-19 belum muncul di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Terawan pun kembali mengeluarkan jawaban yang kontroversial.

Ia mengatakan kekuatan doa menjadi penyebab Covid-19 tak masuk Indonesia.

3. Dicopot dari Jabatan Menkes

Pada Desember 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak jajaran menterinya, salah satunya posisi Menteri Kesehatan.

Posisi Terawan sebagai Menkes digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin.

"Budi Gunadi Sadikin adalah Direktur Utama Bank Mandiri, kemudian terakhir menjadi Wakil Menteri BUMN."

"Dan Sekarang kita berikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Kesehatan," kata Jokowi sebagaimana diberitakan Tribunnews.com, Selasa (22/12/2020).

Saat proses serah terima jabatan pada Budi Gunadi, Terawan sempat menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat terdapat kesalahan yang ia lakukan.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas