Jelang Kongres Penyatuan KNPI, Devanda Galang Kekuatan
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) hendak menggelar Kongres XVI pada 8-10 April nanti yang bertujuan menyatukan berbagai kubu di organisasi itu.
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Malvyandie Haryadi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) hendak menggelar Kongres XVI pada 8-10 April nanti yang bertujuan menyatukan berbagai kubu di organisasi itu.
Kongres ini digelar minus KNPI kubu Haris Pertama.
Wakil Ketua Umum KNPI salah satu kubu, Devanda Aditya Putra, pun berancang-ancang dan menggalang kekuatan untuk maju sebagai calon ketua umum KNPI.
Penggalangan kekuatan itu dia lakukan dengan mengumpulkan dukungan dari puluhan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP).
Dalam acara buka puasa bersama puluhan OKP yang merupakan underbow KNPI itu di sebuah restoran di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (3/4/2022) malam.
Baca juga: Polda Metro Serahkan Berkas Perkara Kasus Penganiayaan Ketua Umum KNPI Haris Pertama ke Kejaksaan
Devanda mengaku bertekad maju sebagai bakal caketum untuk menyatukan pemuda.
"Tujuan kita memang untuk menyatukan pemuda supaya tidak tercerai-berai dalam kubu-kubuan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh," ujar Devanda dalam rilisnya yang diterima redaksi, Senin (4/3/2022).
Ibarat sapu lidi, kata Devanda, jika hanya sebatang atau banyak tetapi tidak diikat dengan ikatan yang kuat maka kekuatan sapu lidi itu tak seberapa.
"Tapi jika ikatannya kuat, maka sapu lidi itu bisa untuk membersihkan halaman. Begitu pun KNPI," jelas Devanda yang pada Pemilu 2019 lalu berlaga sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Devanda berharap, Kongres XVI KNPI kali ini benar-benar menjadi ajang pemersatu KNPI yang selama ini "tercerai-berai" dalam dualisme bahkan trilisme.
"Usai kongres nanti jangan ada lagi kubu-kubuan. KNPI ya satu, pemuda ya satu, pemuda Indonesia," papar pemuda 22 tahun itu.
Untuk itu, Devanda mohon doa restu maju sebagai caketum KNPI dan berharap dukungan dari OKP-OKP, terutama yang memiliki hak suara di Kongres XVI KNPI, supaya terpilih sehingga bisa mewujudkan visi dan misinya menyatukan pemuda Indonesia.
"Tanpa dukungan pemilik suara, saya bukan apa-apa," cetus pemuda low profile ini dengan nada merendah.
Jika terpilih, Devanda mengaku siap mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo sampai 2024.
"Pemuda siap memberikan kontribusi dan darma bakti terbaiknya bagi bangsa dan negara," tandasnya.