Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Ade Armando, Dosen UI yang Babak Belur dalam Aksi Demo 11 April

Akademisi Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat media sosial, Ade Armando, babak belur dalam aksi demo di Gedung DPR RI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Ade Armando, Dosen UI yang Babak Belur dalam Aksi Demo 11 April
Warta Kota/ Ramadhan LQ
Ade Armando di Gedung DPR Jakarta, Senin (11/4/2022). Profil Ade Armando yang babak belur dalam aksi demo di Gedung DPR RI. 

TRIBUNNEWS.COM - Akademisi Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat media sosial, Ade Armando, babak belur dalam aksi demo di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022).

Dalam sebuah video yang diterima Tribunnews.com, wajah Ade terlihat berdarah.

Selain itu, Ade Armando terlihat tidak mengenakan celana.

Kendati demikian, belum diketahui penyebab Ade babak belur.

Dilansir Tribunnews.com, Ade Armando memang sengaja hadir dalam aksi demo 11 April yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung DPR RI.

Namun, kehadirannya hanyalah untuk memantau dan mendukung.

"Saya tidak ikut demo. Tetapi, saya mantau dan saya ingin menyatakan mendukung," katanya saat ditemui.

Rekomendasi Untuk Anda

Profil Ade Armando

Aktivis Pengkritik Anies Baswedan, Ade Armando (Tangkap layar channel YouTube KompasTV)
Aktivis Pengkritik Anies Baswedan, Ade Armando (Tangkap layar channel YouTube KompasTV) (Tangkap layar channel YouTube KompasTV)

Menurut Wikipedia, Ade Armando lahir pada 24 September 1961.

Ia tercatat sebagai dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UI.

Saat ini, Ade berstatus sebagai dosen tetap di UI.

Mengutip situs PDDikti, ia meraih gelar S1 hingga S3-nya di UI.

Ade lulus dan berhasil meraih gelar S1 pada 1988.

Lalu, di tahun 1883 ia mendapatkan gelar S2-nya dan lulus S3 pada 2006.

Baca juga: Kronologi Peristiwa Penyerangan, Pengeroyokan dan Pemukulan Ade Armando

Dikutip dari TribunnewsWiki.com, Ade pernah menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama sang istri.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas