Tribun

Paskah 2022

Bisa kembali Ibadah Tri Suci Paskah, Jemaat Gereja Katedral Gembira: Jadi Lebih Khusyuk

Gereja Katedral Jakarta kembali menggelar rangkaian ibadah Tri Suci Paskah yang di mana pada hari ini diselenggarakan ibadat Jumat Agung

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Bisa kembali Ibadah Tri Suci Paskah, Jemaat Gereja Katedral Gembira: Jadi Lebih Khusyuk
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Area Gereja Katedral Jakarta saat peringatan Jumat Agung sebagai rangkaian Hari Tri Suci Paskah, Jumat (15/4/2022). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gereja Katedral Jakarta kembali menggelar rangkaian ibadah Tri Suci Paskah yang di mana pada hari ini diselenggarakan ibadat Jumat Agung untuk masyarakat umum.

Meski sudah dibuka untuk umum, namun terdapat peraturan yang dibuat oleh panitia yakni dengan tetap melakukan pembatasan jumlah jemaat menjadi hanya 1.105 orang atau sekitar 75 persen dari kapasitas penuh Gereja.

Peringatan ibadat secara offline mendapat respons baik dari para jemaat Gereja yang di antaranya diutarakan oleh Lorensius Lintang (25).

Pria asal Riau itu mengaku senang karena bisa menjalani ibadat Jumat Agung secara langsung datang ke Gereja Katedral setelah 2 tahun hanya menjalani ibadat secara online dari rumah.

"Jadi hari ini pertama kali, setelah hampir lebih dari setahun ibadah online terus jadi sekarang udah offline jadi perasaannya senang dan lebih khusyuk juga," kata Loren saat ditemui awak media di area Gereja Katedral, Jumat (15/4/2022).

Tak hanya itu, peribadatan yang pada hari ini dipimpin oleh keuskupan Katedral Jakarta juga kata dia menambah nilai keibadahan Jumat Agung pada hari ini.

Baca juga: Hanya 75 Persen Kapasitas, Gereja Katedral Batasi Jumlah Jemaat Selama Rangkaian Tri Suci Paskah

Dengan begitu kata, prosesi Jumat Agung yang dijalaninya secara tatap muka pada hari ini menimbulkan kekhidmatan yang lebih dari segi peribadahan.

"Ini juga langsung dipimpin oleh uskub jadi ya seneng aja sih," kata Loren.

Hal senada juga disampaikan oleh jemaat lainnya yang bernama Ratih (33), dirinya menyatakan, peribadatan Jumat Agung secara langsung ini menimbulkan rasa bangga tersendiri bagi dirinya.

Ratih yang mengaku datang bersama suaminya itu juga menyatakan, peribadahan tahun ini terasa sangat berbeda jika dibandingkan dua tahun lalu yang hanya dapat dilakukan dari rumah.

Jemaat Gereja Katedral Jakarta, Ratih (33) saat ditemui awak media di area Gereja Katedral usai menjalani ibadat Jumat Agung sebagai rangkaian Hari Tri Suci Paskah, Jumat (15/4/2022).
Jemaat Gereja Katedral Jakarta, Ratih (33) saat ditemui awak media di area Gereja Katedral usai menjalani ibadat Jumat Agung sebagai rangkaian Hari Tri Suci Paskah, Jumat (15/4/2022). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

"Apalagi di hari Tri Hari Suci ini ya, ini buat umat nasrani sangat bangga juga lah karena biasanya kita selalu online cuma dari TV dan apa segala macam," kata Ratih.

Tak hanya itu kata dia, ibadah yang dilakukan secara langsung di Gereja juga menciptakan suasana lebih khusyuk jika dibandingkan hanya secara online.

"Beda banget ya kalo di rumah online itu enak sih misal kita bisa pake celana pendek, kaos, bisa cuma lebih dapat feel nya aja pada saat di Gereja, lebih khusyuk," tukas Ratih.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di lokasi, hingga saat ini, prosesi ibadat Jumat Agung masih dilakukan.

Baca juga: Gereja Katedral Jakarta Gelar Ibadat Jumat Agung, Suasana Berlangsung Secara Khidmat

Mengingat pada prosesi ibadat Jumat Agung ini dibagi menjadi 3 sesi yakni siang hari pukul 12.00 WIB, pukul 15.00 WIB dan 18.00 WIB.

Terpantau juga di lokasi, para jemaat masih lalu lalang keluar masuk berdatangan ke area Gereja Katedral Jakarta.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas