Tribun

Satu Terduga Teroris Jaringan MIT Poso Menyerahkan Diri

Satu terduga teroris berinisial MRW (22) di Poso, Sulawesi Tengah menyerahkan diri ke pihak kepolisian pada Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 09.30 WIB

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Satu Terduga Teroris Jaringan MIT Poso Menyerahkan Diri
Net
Ilustrasi. Satu terduga teroris berinisial MRW (22) di Poso, Sulawesi Tengah menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Pelaku menyerahkan diri pada Rabu (18/5/2022) kemarin di Desa Bahoea Reko, Kecamatan Bungu Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu terduga teroris berinisial MRW (22) di Poso, Sulawesi Tengah menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Hal ini dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.

Pelaku menyerahkan diri pada Rabu (18/5/2022) kemarin.

"Iya, satu terduga teroris menyerahkan diri pada Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 09.30 WIB," kata Ramadhan saat dihubungi, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: Kapolda Sulteng Beberkan Satu Sosok DPO Mujahidin Indonesia Timur Poso yang masih Tersisa

Baca juga: Diadang Warga saat Bawa Istri yang Pendarahan ke RS, Polisi di Surabaya Keluarkan Tembakan

Baca juga: Teror Busur di Kendari: Kapolresta Dihujat, Razia Besar-besaran, 6 Pelaku Pembusuran Ditangkap

Ramadhan menjelaskan MRW yang merupakan warga Desa Bega, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah itu menyerahkan diri di Desa Bahoea Reko, Kecamatan Bungu Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Dia menerangkan pelaku yang menyerahkan diri itu tergabung dalam jaringan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

"Iya (anggota MIT) Poso," singkatnya.

Lebih lanjut, eks Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri ini melanjutkan, keterlibatan pelaku yakni melakukan idad (pelatihan perang) dan membai'at diri ke ISIS.

"Keterlibatannya melakukan Idad Sebanyak dua kali dan bai'at kepada Amir ISIS," ungkapnya.

Baca juga: Detik-detik Tukang Parkir di Solo Tewas Tenggelam di Sumur, Tetangga Sempat Coba Beri Bantuan

Baca juga: Ayah Tiri di Tulungagung Rudapaksa Anaknya yang Masih 12 Tahun, Aksi Bejat Terjadi Sejak 2019 

Baca juga: Dituduh Ambil Uang Rp 200 ribu, Anak di Gowa Gelap Mata Tikam Ayahnya Pakai Pisau Dapur

Diketahui sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali melakukan kegiatan senyap dengan menangkap sejumlah tersangka teroris.

Kali ini, pelaku yang tertangkap diduga para pendukung Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso dan ISIS.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menuturkan bahwa total tersangka yang ditangkap berjumlah 24 orang.

"Update Penangkapan tersangka teroris. Densus 88 Antiteror Polri menangkap 24 tersangka teroris para pendukung MIT Poso dan pendukung ISIS," kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (16/5/2022).

Dijelaskan Ramadhan, pelaku ditangkap pada Sabtu 14 Mei 2022 lalu. Seluruhnya ditangkap di tiga daerah terpisah.

"Penangkapan dilakukan hari Sabtu tanggal 14 mei 2022. Rinciannya, 22 orang di Sulawesi Tengah, 1 di Bekasi dan 1 di Kalimantan Timur," katanya.

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas