Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Survei Litbang Kompas Sebut Publik Nilai Positif Prabowo, Berikut Analisa Pengamat

Sebagai data yang memotret persepsi masyarakat tentu ini nilai plus bagi Prabowo yang boleh jadi karena mengapresiasi kinerja dan rekam jejaknya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Survei Litbang Kompas Sebut Publik Nilai Positif Prabowo, Berikut Analisa Pengamat
Tribunnews.com/Fersianus Waku
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambangi Nasdem Tower di Gondangdia, Jakarta, Rabu (1/6/2022). 

“Interaksi yang paling banyak belum tentu mendapat paling banyak respons positif yang diukur dengan analisis sentimen,” tulis Harian Kompas, terbitan Senin (30/5/2022).

Pengamat Sebut NasDem Bisa Saja Duetkan Prabowo dengan Anies di Pilpres 2024

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai Partai NasDem bisa saja menduetkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Ujang menanggapi adanya pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Prabowo di markas Nasdem, kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (1/6) kemarin.

Meskipun, kata Ujang, NasDem masih terlihat 'wait and see' untuk memutuskan siapa yang akan diusung dalam Pilpres mendatang.

Baca juga: Pengamat Nilai Potensi Koalisi Nasdem-Gerindra akan Kecil meski Prabowo dan Surya Paloh Dekat

Pasalnya, NasDem akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang satu diantara agendanya adalah bakal menjaring capres.

"Soal Anies mungkin didukung NasDem, mungkin juga tidak. Jika NasDem dukung Prabowo, bisa saja skenarionya Prabowo-Anies," kata Ujang saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (2/6/2022).

Rekomendasi Untuk Anda

Di sisi lain, Ujang melihat antara NasDem dan Gerindra belum terlihat jelas apakah akan berkoalisi atau tidak.

Ujang menyebut, saat ini parpol, termasuk NasDem dan Gerindra masih 'pasang kuda-kuda' untuk menghadapi dinamika dan segala kemungkinan politik yang akan terjadi ke depan. 

"Saat ini semuanya baru kemungkinan. Masih cair dan dinamis. Belum ada yang pasti soal koalisi. Termasuk belum pasti soal Gerindra dengan NasDem," ujarnya.

"Jangan sampai kita berkesimpulan, ketika dia ketum partai bertemu, lantas akan bangun koalisi," lanjutnya.

Sebelumnya, Prabowo pada Rabu siang menghadiri undangan makan siang dari Surya Paloh di kantor DPP NasDem. 

Kepada wartawan, Prabowo mengatakan tak ada agenda khusus dalam pertemuan tersebut.

Menurutnya, ia hanya diundang kawan lama untuk makan siang.

"Tidak ada agenda khusus, saya diundang kawan saya. Ya saya datang, makan siang," kata Prabowo.

Sebagian berita tayang di Kompas.com dengan judul: Litbang Kompas: Interaksi Warganet terhadap Anies Teratas, tapi Sentimen Positif Prabowo Tertinggi 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas