Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Proyek Pembangunan IKN Diklaim Bisa Kurangi Angka Pengangguran

Pembangunan ibu kota negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur akan menyerap banyak tenaga kerja.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Proyek Pembangunan IKN Diklaim Bisa Kurangi Angka Pengangguran
dok. DPR RI
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan ibu kota negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur akan menyerap banyak tenaga kerja.

Potensi tenaga kerja lokal diyakini akan sangat bermanfaat untuk mendukung proses pembangunan.

"Otomatis sumber daya tenaga kerja lokal akan jadi prioritas. Bila kurang, SDM dari daerah lain bisa diberikan kesempatan. Saya yakin warga lokal akan jadi lokomotif pembangunan IKN, dan itu akan jadi nilai positif," kata Anggota IX DPR Rahmad Handoyo dalam pernyataannya, Rabu (8/6/2022).

Sebelumnya, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menjelaskan pembangunan IKN akan menyerap 150 ribu hingga 200 ribu pekerja di lapangan pada 2023. Pekerjaan lapangan pembangunan IKN akan dimulai pada semester kedua tahun ini. 

Rahmad melanjutkan pembangunan IKN otomatis membuka lapangan kerja baru. Kebutuhan terhadap tenaga kerja akan sangat panjang sampai IKN benar-benar beroperasi. Ini tentu sangat positif sebagai opsi untuk mengurangi angka pengangguran.

Baca juga: AS Luncurkan Program Baru untuk Dukung Pembangunan IKN

"APBN sebagai stimulus penggerak ekonomi rakyat, bagaimana serapan anggaran berdampak pada ekonomi rakyat, termasuk di dalamnya proyek IKN yang otomatis akan menyerap tenaga kerja begitu besar. Itu saya kira kita sambut positif," ujar Rahmad.

Karena dampak positifnya begitu besar, Rahmad mengajak semua masyarakat mendukung pembangunan IKN yang sudah menjadi amanah rakyat melalui undang-undang yang dibuat eksekutif dan legislatif sebagai refresentasi rakyat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena ini sudah diputuskan, mari kita bangun dan dukung. Bangsa ini tidak bisa hanya membangun satu golongan. IKN dibangun untuk Bangsa Indonesia. IKN adalah lambang kebanggaan bangsa. Ayo bersama-sama, gotong royong menggerakkan ekonomi," tegas Rahmad.(Willy Widianto)
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas