Sosok Marsma Wahyu Hidayat, Perwira TNI AU Pertama yang Ditunjuk Jadi Komandan Paspampres
Marsma Wahyu Hidayat akan menjadi perwira TNI AU pertama yang menjabat sebagai Komandan Paspampres.
Penulis: Malvyandie Haryadi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Marsekal Pertama (Marsma) TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko ditunjuk Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) yang baru.
Marsma Wahyu Hidayat akan menjadi perwira TNI AU pertama yang menjabat sebagai Komandan Paspampres.
Sebelumnya jabatan itu kerap diisi oleh perwira tinggi berpangkat Mayjen dari TNI AD.
Kalau pun ada dijabat dari matra lain, biasanya posisi ini diisi oleh pati bintang 2 dari Korps Marinir TNI AL.
Sebut saja nama Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dan Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dua pati Korps Marinir yang pernah menjabat Komandan Paspampres.
Sebagai catatan kedua perwira di atas kini sudah berpangkat Letjen (Marinir).
Wahyu Hidayat sendiri merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1993 dari kecabangan Kopasgat atau Paskhas TNI AU.
Jabatan terakhirnya saat ini adalah Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden.
Baca juga: Beredar Salinan Keputusan Panglima TNI Mutasi 180 Perwira, Danpaspampres Hingga Kepala BAIS Diganti
Wahyu sendiri bukanlah orang asing di Paspampres.
Ia pernah menjabat Komandan Menwalprtoneg Paspampres (2010), Komandan Grup C Paspampres, dan Wadan Paspampres.
Seperti diketahui, Jenderal Andika Perkasa melakukan rotasi di tubuh TNI.
Rotasi terhadap 180 Perwira TNI itu tertuang dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) nomor Kep 558/VI/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Dokumen itu beredar di kalangan wartawan pada Selasa (28/6/2022) siang.
Baca juga: PROFIL Mayjen Ruruh Setyawibawa yang Dipilih Jenderal Andika Jadi Pangdam XVI Pattimura
Di dalam dokumen tersebut terdapat 180 pejabat TNI baik yang dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi, dirotasi ke jabatan lain, maupun menjadi Perwira Tinggi Markas Besar Angkatan dalam rangka pensiun.
Baca juga: Beredar Salinan Keputusan Panglima TNI Mutasi 113 Perwira TNI Termasuk Posisi Danjen Kopassus
Beberapa nama yang tercantum di antaranya:
Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso dari Pangdam VI/Mlw menjadi Sesmenko Polhukam RI (Sertijab menunggu Keppres).
Mayjen TNI Tri Budi Utomo dari Danpasmpres menjadi Pangdam VI/Mlw.
Brigjen TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko dari Wadanpaspampres menjadi Danpaspampres.
Letjen TNI Rudianto dari Irjenad menjadi Kepala BAIS TNI.
Baca juga: Mutasi 328 Perwira TNI, Pengamat: Fenomena ‘President’s Men’ Jabat Pos Strategis Bukan Hal baru
Mayjen TNI Richard Tampubolon dari Pangdam XVI/Ptm menjadi Irjenad.
Mayjen TNI Ruruh A Setiawibawa dari Deputi V Bidang Intelijen Teknologi BIN menjadi Pangdam XVI/Ptm.
Marsda TNI Tonny Harjono dari Sesmilpres Kemensetneg menjadi Dandkodiklatau.
Laksma TNI Hersan dari Staf Khusus KSAL menjadi Sesmilpres Kemensetneg (Sertijab menunggu Keppres).
Mayjen TNI Budi Prijono dari Dirjen Renhan Kemhan menjadi Irjen Kemhan.
Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono dari Kasdam I BB menjadi Kabinda DKI Jakarta pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN (Validasi orgas dan sertijab menunggu Keppres).
Kolonel Inf Tahan Sopian Parulian dari Kasubdit Maluku Utara pada Direktorat Maluku dan Papua Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Kabinda Papua Barat Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN.
Brigjen TNI Kiswari dari Kaotmilti III/Surabaya Babinkum TNI menjadi Direktur Penindakan pada Jaksa Agung Muda Pidana Militer Kejaksaan Agung.
Laksma TNI Yoos Suryono Hadi dari Lantamal V Sby Koarmada II menjadi Danseskoal.
Marsda TNI TBH Age Wiraksono dari Kapuslaiklambangjauu menjadi Pangkoopsud III.
Marsda TNI Minggit Wibowo dari Pangkoopsud II menjadi Danseskoau.
Marsda TNI Widyargo Ikoputra dari Danseskoau menjadi Pangkoopsud II.
Mayjen TNI Mulyo Aji dari Sesmenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.
Letjen TNI Joni Suprianto dari Kepala BAIS TNI menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.
Brigjen TNI Edy Imran dari Direktur Penindakan pada Jaksa Agung Muda Pidana Militer Kejaksaan Agung menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.
Tribunnews.com juga telah mencoba mengonfirmasi terkait validitas salinan dokumen tersebut Kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melalui pesan Whats App pada Selasa (28/6/2022) pukul 13.00 WIB.
Namun demikian, pesan tersebut belum dibalas hingga berita ini ditayangkan.
Selain itu, Tribunnews.com juga telah mengonfirmasi terkait validitas dokumen tersebut kepada Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa melalui pesan singkat pada 12.52 WIB.
Namun demikian, pesan tersebut belum dibalas hingga berita ini ditayangkan.