Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

POPULER NASIONAL Bharada E Minta Perlindungan ke LPSK | Sosok Adik Brigadir J yang Dimutasi

Berita populer nasional: Bharada E, terduga penembak Brigadir J minta perlindungan ke LPSK. Sosok Bripda LL Hutabarat, adik Brigadir J, dimutasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: bunga pradipta p
zoom-in POPULER NASIONAL Bharada E Minta Perlindungan ke LPSK | Sosok Adik Brigadir J yang Dimutasi
ISTIMEWA/Facebook Roslin Emika
Brigadir J (kiri) dan adiknya, Bripda LL Hutabarat (kanan).| Berita populer nasional: Bharada E minta perlindungan ke LPSK. Sosok Bripda LL Hutabarat, adik Brigadir J, dimutasi. 

Dia kini dinonaktifkan jadi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia atau Kadiv Propam Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutuskan untuk menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo untuk membuat proses penyidikan kasus kematian Brigadir J di rumah dinasnya menjadi lebih terang.

"Malam ini kita putuskan untuk Irjen Pol Ferdy Sambo sementara jabatannya dinonaktifkan," ujar Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).

Dalam catatan Tribunnews.com, ini pertama kalinya Kadiv Propam Polri dinonaktifkan sejak divisi elite Polri itu dibentuk pada 2002.

Baca selengkapnya >>>

Baca juga: Komisi III DPR Akan Kawal Penanganan Kasus Tewasnya Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo

5. Kejanggalan Tewasnya Brigadir J Versi Legislator

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI-P Trimedya Panjaitan diskusi di kawasan Cikini Jakarta Pusat pada Rabu (18/12/2019)
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI-P Trimedya Panjaitan diskusi di kawasan Cikini Jakarta Pusat pada Rabu (18/12/2019) (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan, menjelaskan kejanggalan terkait kasus tewasnya ajudan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, usai baku tembak dengan Bharada E.

Rekomendasi Untuk Anda

Trimedya berujar seharusnya selongsong peluru dalam baku tembak tersebut tertinggal di tempat kejadian perkara yaitu di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Selain itu, Trimedya menyebut seharusnya ceceran darah dari Brigadir Yosua juga ditemukan di lokasi penembakan.

"Kalau ada tembak-tembakan tentu ada selongsong peluru di rumah dinas Kadiv Propam."

"Kemudian seharusnya juga ada ceceran darah di rumah Kadiv Propam," katanya seperti dikutip Tribunnews dari YouTube Kompas TV, Selasa (19/7/2022).

Baca selengkapnya >>>

(Tribunnews.com)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas