Tribun

BNPT Ajak Masyarakat Perangi Intoleransi dan Terorisme Lewat Gowes Kebangsaan

Acara Gowes Kebangsaan di Area Car Free Day PIK 2 mengajak masyarakat memerangi ideologi terorisme dengan olahraga, khususnya bersepeda.

Penulis: Naufal Lanten
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in BNPT Ajak Masyarakat Perangi Intoleransi dan Terorisme Lewat Gowes Kebangsaan
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar (ketiga kiri) berfoto bersama sejumlah peserta Gowes Kebangsaan di Area Car Free Day PIK 2, Jakarta Utara, Minggu (24/7/2022). Sebanyak 400 peserta berpartisipasi dalam acara ini.(Tribunnews.com/Naufal Lanten). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT) menggelar acara Gowes Kebangsaan di Area Car Free Day PIK 2, Jakarta Utara, Minggu (24/7/2022).

Acara Gowes Kebangsaan yang bertajuk Gelorakan Sinergi Indonesia Harmoni ini sekaligus menutup rangkaian HUT yang ke-12 yang jatuh pada 16 Juli lalu.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan melalui acara Gowes Kebangsaan pihaknya mengajak masyarakat memerangi ideologi terorisme dengan olahraga, khususnya bersepeda.

Melalui Gowes Kebangsaan ini, sambung Boy Rafli Amar bisa untuk mempererat sinergi dalam rangka melawan narasi pecah belah.

Selain itu, kegiatan bersepeda ini juga untuk memupuk semangat persatuan dan kesatuan.

“Dengan semangat kesatuan dan persatuan kita bersama menjalin kerjasama dan tentunya terus menggelorakan, untuk membangun semangat cinta kepada NKRI, cinta ke nilai-nilai luhur bangsa kita, cinta kepada ideologi bangsa kita Pancasila,” kata Boy Rafli Amar dalam sambutannya.

Baca juga: BNPT Sebut Masih Perlu Penyelidikan terkait Dugaan Aliran Dana ACT ke Jaringan Teroris Luar Negeri

Dengan semangat persatuan dan kesatuan serta menjunjung ideologi Pancasila, lanjut Boy Rafli Amar  dapat dengan sendirinya meredam isu intoleransi dan radikalisme.

“Ideologi Pancasila adalah ideologi terbaik di dunia, ideologi yang mempersatukan kita semuanya. Hari banyak sekali orang-orang yang mengangkat isu intoleransi yang tentunya bertentangan dengan ideologi Pancasila,” ujarnya.

“Karena pancasila itu mengangkat semangat persatuan kesatuan di mana ini sangat dibutuhkan bagi kita bangsa Indonesia dalam rangka menyikapi perbedaan, dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote,” lanjut Boy Rafli Amar.

Dia pun berharap kegiatan Gowes Kebangsaan ini dapat mengangkat semangat kebangsaan untuk menumbuhkan kehidupan berbangsa dan berbegara dan memerangi radikalisme serta terorisme yang merugikan bangsa.

Oleh karena itu, makna dari Gowes Kenangsaan hari ini adalah bagaimana kita terus mengangkat narasi, gelorakan semangat nasionalisme, bela negara bela bangsa bela rakyat Indonesi dari berbagai pengaruh-pengaruh negatif, terutama adalah yang bertentangan ideologi negara kita Pancasila,” kata Boy Rafli.

Adapun Gowes Kebangsaan ini diikuti sejumlah kementerian/lembaga dan masyarakat umum sebagai wujud dari tema HUT BNPT "Gelorakan Sinergi Bangsa dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme Menuju Indonesia Harmoni".

Selain menjalin silaturahmi, Gowes Kebangsaan menjadi refleksi bersama untuk terus bergandeng tangan dan bergerak maju melawan radikalisme dan terorisme. 

Baca juga: BNPT: Perlu Kerja Sama Internasional Usut Dugaan Aliran Dana ACT ke Jaringan Teroris Luar Negeri

Sebanyak 400 peserta berpartisipasi dalam acara ini. Turut hadir Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adi Suryadyana, dan mitra BNPT meramaikan Gowes Kebangsaan.

Sebelumnya BNPT juga telah menyelenggarakan sejumlah aktivitas dalam memeriahkan HUT ke-12 di antaranya ziarah kebangsaan di TMP Kalibata, aksi sosial donor darah dan baksos, juga Presidential Lecture yang diisi oleh Menkopolhukam Mahfud MD.

BNPT juga menggelar lomba Desain Maskot dan Arrangement Lagu Indonesia Harmoni, lomba Tik Tok Harmoni Dalam Keberagaman, dan lomba Festival Musik Kebangsaan tingkat SMA-sederajat.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas