Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Alasan 4 Juta Nakes Harus Suntik Vaksin Covid-19 Dosis ke-4

Menkes Budi menuturkan, sebanyak 4 juta tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia akan mendapat dosis keempat vaksin Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Alasan 4 Juta Nakes Harus Suntik Vaksin Covid-19 Dosis ke-4
freepik.com
Ilustrasi vaksin - Menkes Budi menuturkan, sebanyak 4 juta tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia akan mendapat dosis keempat vaksin Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menuturkan sebanyak empat juta tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia akan mendapat dosis keempat vaksin Covid-19.

Pemberian vaksin tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Menkes menjelasakan alasan nakes perlu vaksin Covid-19 dosis keempat, yakni imunitas dari vaksin booster atau vaksin ketiga menurun selama enam bulan.

Sehingga dibutuhkan dosis keempat untuk kembali menguatkan kembali kekebalan tubuh.

"Vaksin keempat sekarang sudah kita bagi, kita utamakan nakes dulu. Karena sekarang sudah enam bulan, data menunjukkan imunitas menjadi menurun," ujar Menkes Budi, Rabu (27/7/2022), dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Cara Mendapatkan Vaksin di Jakarta: PeduliLindungi dan JAKI

Indonesia Disarankan Suntikkan Vaksin Dosis ke-4

Mengutip Grid Health, mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, menuturkan pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan pemberian vaksin dosis ke-4.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski demikian, pemberian dosis ke-4 ini tidak perlu dilakukan serentak secara nasional, melainkan per daerah.

Baca juga: Cara Cek Lokasi Vaksin Covid-19 di PeduliLindungi, Bisa Pilih Jenis Vaksin

Kebijakan New York State Department of Health (NYSDOH) mengumumkan, orang-orang yang berusia 50 tahun ke atas perlu mendapat booster kedua atau suntikan vaksin ke-4 dalam jarak 4 bulan sesudah mereka mendapatkan booster pertama.

"Mungkin dapat dipertimbangkan juga di negara kita. Pertama, kebijakan ini dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan New York, artinya bukan nasional. Kedua, pemberian vaksin booster kedua (vaksin keempat) memang makin luas digunakan," ujarnya, Kamis (26/5/2022).

(Tribunnews.com, Widya) (Kompas.com, Aji YK Putra) (Health.grid.id, Anjar Saputra)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas