Tribun

Indra Wahyudi Raih Gelar Doktor dan Menjadi Lulusan Terbaik IPB University

Indra Wahyudi menjadi lulusan terbaik untuk program doktor (S3) dalam wisuda tahap VI IPB tahun akademik 2021/2022

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Indra Wahyudi Raih Gelar Doktor dan Menjadi Lulusan Terbaik IPB University
ISTIMEWA
Indra Wahyudi menjadi lulusan terbaik untuk program doktor (S3) dalam wisuda tahap VI IPB tahun akademik 2021/2022 yang berlangsung di Graha Wisuda Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indra Wahyudi menjadi lulusan terbaik untuk program doktor (S3) dalam wisuda tahap VI IPB tahun akademik 2021/2022 yang berlangsung di Graha Wisuda Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

Acara ini merupakan yang pertama kali dilakukan secara luring (tatap muka) setelah 2 tahun lebih dilakukan secara darling karena pandemi covid-19.

Pelaksanaan wisuda di pimpin oleh Rektor IPB University Prof Dr Ir Arif Satria dengan jumlah wisudawan 370 wisudawan yang terdiri dari lulusan S1, S2 dan S3.

Pemilik Nabel Sakha Group yang memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak dibidang distribusi pelumas industri, perusahaan manufaktur dan distribusi alat pneumatic, hidrolik dan vacuum handling system berhasil meraih index prestasi kumulatif (IPK) sempurna yaitu 4.0 dan mendapatkan predikat cumlaude.

“Pencapaian gelar akademik tertinggi doktor merupakan anugrah dari Allah SWT dan mendapatkan penghargaan sebagai lulusan terbaik di IPB University merupakan pencapaian yang luar biasa dan kehormatan tersendiri bagi saya dan keluarga," kata Indra, Senin (1/8/2022).

Ia menambahkan, dengan gelar doktor ini manjadikan motivasi untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada para pengusaha dan pimpinan perusahaan di Indonesia untuk mengembangkan corporate entrepreneurship.

"Dengan adanya corporate entrepreneurship yang bercirikan inovasi dan penciptaan bisnis baru dalam perusahaan akan sangat efektif untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan hal ini sesuai dengan penelitian dan disertasinya," kata Indra menempuh pendidikan doktor selama dua tahun dua bulan dalam program studi Doktor Manajemen Bisnis (DMB) angkatan 15 dengan konsentrasi kewirausahaan di sekolah bisnis IPB University.

Disertasinya yang berjudul corporate entrepreneurship untuk meningkatkan kinerja distributor pelumas di Indonesia sudah masuk tahap publikasi dalam jurnal international bereputasi yaitu International Journal of Productivity and Quality Management (IJPQM) terindex Scopus Q2.

Baca juga: Guru Besar IPB: Kelestarian Hutan Tergantung Masyarakat Semua Pihak Harus Mendukung

Selain itu dalam salah satu artikel ilmiah Indra lainnya yang yang berjudul “Multidimensional aspect of corporate entrepreneurship in family business and SMEs : A systematic literature review” sudah dipublikasi dalam jurnal bereputasi yaitu Economies yang terindex Scopus Q2 sudah banyak disitasi oleh banyak peneliti international.

Dalam sambutan saat mewisuda, Rektor IPB University  Arif Satria berpesan pada wisudawan saat ini dunia menghadapi perubahan yang sifatnya disruptif dan tidak pernah direncanakan maupun tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

"Revolusi 4.0 menjadi kenyataan, kondisi Covid-19 yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya dan sekarang dihadapkan dengan perubahan disrupsi secara politik," katanya. 

 Arif menyampaikan IPB University berusaha semaksimal mungkin menjadikan lulusannya memiliki karakteristik sebagai pembelajar tangkas, tangguh, dan lincah.

Sebab, yang dihadapi sekarang adalah ketidakpastian dan kecepatan.

"Kita harus belajar cepat agar kita memiliki kemampuan menjadi trendsetter perubahan.

Agar kita menjadi trendsetter perubahan, maka kita sudah mulai menggeser orientasi kita dari best practice menjadi future practice agar kita menjadi leader,” katanya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas