Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eks Anggota DPR Sebut Bharada E Seharusnya Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

Mantan Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani menyebut Bharada E seharsunya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Milani Resti Dilanggi
zoom-in Eks Anggota DPR Sebut Bharada E Seharusnya Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka
Ist
Mantan Anggota DPR Komisi III Ahmad Yani. Ahmad Yani menyebut Bharada E seharsunya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J. 

Pengakuan Bharada E soal Insiden Tembak-Menembak

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara mengungkap pengakuan Bharada E mengenai adu tembak.

Sebelumnya, Komnas HAM memeriksa enam dari tujuh ajudan Kepala Divisi Propam (Propam) nonaktif Polri Irjen Ferdy Sambo.

Dari enam orang tersebut, Bharada E juga turut memenuhi panggilan.

Beka mengatakan, Bharada E mengaku dan membenarkan bahwa dirinya terlibat baku tembak dengan Brigadir J pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Menurut pernyataan Bharada E, dirinya menembak karena reflek, karena pada saat itu merupakan kejadian yang sangat cepat.

Bharada E disebut hanya merespons tembakan yang lebih dulu dilepaskan Brigadir J.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung, mengatakan Irjen ferdy Sambo akan dimintai keterangan untuk menyelidiki kasus penembakan Brigadir J
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung, mengatakan Irjen ferdy Sambo akan dimintai keterangan untuk menyelidiki kasus penembakan Brigadir J (YouTube Kompas TV)

Baca juga: Komnas HAM Lipat Kertas Saat Beberkan Kasus Brigadir J, Choirul Anam: Lihat Lengkap Videonya

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya kemarin kami memeriksa masing-masing ajudan dalam ruangan terpisah." 

"Kalau Bharada E kami meminta keterangan soal adu tembak-menembak, memang yang bersangkutan mengaku terlibat tembak-menembak."

"Karena situasinya cepat, ini soal reflek. Ini kejadian cepat. (Bharada E) hanya berpikir bagaimana merespons yang dilakukan Brigadir Yosua dan lain sebagainya,” kata Beka dalam tayangan Satu Meja The Kompas TV, Rabu (27/7/2022).

Beka pun menegaskan, keterangan tersebut baru sebatas pengakuan Bharada E.

Soal kesimpulan nantinya, pihaknya masih harus mengonfirmasi pengakuan ajudan lain dan melakukan analisa lebih lanjut. 

"Tapi ini baru dari pengakuan Bharada E. Kami harus mengonfirmasi pengakuan ajudan lain. Masih kami analisa," kata Beka.

(Tribunnews.com/Milani Resti)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas