Tribun

Hermanto Dardak Meninggal Dunia

Karangan Bunga Menteri PUPR Basuki Hiasi Rumah Duka Hermanto Dardak 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengirimkan karangan bunga ke rumah duka almarhum Hermanto Dardak di Kompleks Binamarga II, Duren Sawit, Jakarta Timur

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Karangan Bunga Menteri PUPR Basuki Hiasi Rumah Duka Hermanto Dardak 
Tribunnews/Yanuar
Karangan bunga ucapan duka cita dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Rumah Duka Hermanto Dardak di Kompleks Binamarga II, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (20/8/2022).  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Achmad Hermanto Dardak meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan di tol Pemalang - Batang pada Sabtu (20/8/2022) dini hari. 

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, karangan bunga atas nama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghiasi rumah duka almarhum sekira pukul 11.15 di Kompleks Binamarga II, Duren Sawit, Jakarta. 

Hermanto Dardak merupakan ayah dari Wakil Gubernur Jawa Timur saat ini, Emil Dardak. Emil sudah tiba di rumah duka sejak pagi. 

"Kami sendiri masih memastikan kapan persisnya dan untuk saat ini fokus saya pribadi segera menemui Ibunda untuk bisa mendukung agar beliau bisa tabah menghadapi," ujarnya, Sabtu (20/8/2022). 

Achmad Hermanto Dardak merupakan mantan Menteri PUPR 2010−2014, tepatnya saat kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca juga: Orangtua Wagub Jatim Emil Dardak Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang

Hermanto Dardak lahir pada 6 Januari 1957, latar belakang pendidikan dimulai dengan mengemban ilmu di Teknik Sipil ITB pada tahun 1980. Dimana sejak awal, ia memang bercita-cita menjadi seorang insinyur sipil. 

Dia kemudian meneruskan pendidikan dengan mengambil gelar Master Teknik Sipil di Universitas New South Wales, Australia pada 1985. 

Baca juga: Tiba di Rumah Duka Duren Sawit, Emil Dardak Ikhlas Atas Berpulangnya Sang Ayah

Pada tahun 1990, dia berhasil meraih gelar Doktor Transport Economy dari Universitas New South Wales Australia. 

Usai menjabat sebagai Menteri PUPR era SBY, Hermanto ternyata masih aktif berorganisasi dengan menjadi Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2015-2018. 

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah periode 2014−2016.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas