Tribun

POPULER Nasional: Luka Tembak di Tubuh Brigadir J | Putri Candrawathi Diperiksa Bareskrim

Inilah berita populer nasional 24 jam terakhir, mulai luka tembak di tubuh Brigadir J hingga Putri Candrawathi diperiksa Bareskrim

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in POPULER Nasional: Luka Tembak di Tubuh Brigadir J | Putri Candrawathi Diperiksa Bareskrim
(ISTIMEWA/ TRIBUN JAMBI/SUANG SITANGGANG / Tribunnews.com Abdi Ryanda Shakti)
Kolase Foto Tribunnews: Brigadir J, Kesedihan di wajah Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dan proses ekshumasi jenazah Brigadir J, Rabu (27/7/2022). Inilah berita populer nasional 24 jam terakhir, mulai luka tembak di tubuh Brigadir J hingga Putri Candrawathi diperiksa Bareskrim 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah berita populer nasional dalam 24 jam terakhir.

Mulai dari berita Komnas HAM menyoroti luka tembak di tubuh Brigadir J.

Lalu berita Rizal Ramli usul agar Satgasus Merah Putih yang dipimpin Ferdy Sambo tak hanya dihapus tapi diaudit.

Hingga berita Putri Candrawathi diperiksa Bareskrim Polri.

Selengkapnya dalam artikel ini.

Baca juga: Dusun Sambo di Magelang Mendadak Populer, Ada Hubungan dengan Kasus Brigadir J?

 1. Luka Tembak di Tubuh Brigadir J

Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan luka tembak di tubuh Jenazah Brigadir J memang hasil tembakan dari orang yang tidak jago menembak. 

"Nah karakter lukanya yang ada di Joshua ini bukan karakter luka yang tembakannya terarah. Memang ada tembakan terarah, misalnya kepala. Tapi ada yang di tangan (tidak terarah)," ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam wawancara khusus yang dilakukan oleh Tribunnews di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (25/8/2022) petang.

Lebih lanjut, Anam mengatakan tolok ukur pihaknya adalah berdasarkan hasil penyidikan Komnas HAM yang tidak hanya dari hasil luka tembak, tapi juga dari segi pemahaman si pemegang senjata yang menjadi bukti pelaku penembak Brigadir J memang tidak ahli menggunakan senjata api. 

"Kan begini kalau orang pegang senjata itu, tidak hanya memahami bisa menembak titik sasaran atau tidak. Tapi seberapa jauh dia memahami pistolnya dengan kondisi anatomi tubuhnya," jelas Anam.

SELANJUTNYA>>>

2. Motif Pembunuhan Brigadir J Mengerucut

Motif pembununan Brigadir J kian mengerucut.

Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo membunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinasnya Jumat 8 Juli 2022 lalu.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas