Tribun

Virus Corona

Cerita Jokowi Lakukan Semedi Putuskan Indonesia Tidak Lockdown Saat Pandemi Covid-19

Jokowi mengatakan bahwa dunia sekarang ini mengalami perubahan luar biasa yang awalnya diakibatkan oleh Pandemi Covid19.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Cerita Jokowi Lakukan Semedi Putuskan Indonesia Tidak Lockdown Saat Pandemi Covid-19
TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
Presiden Joko Widodo menyapa masyarakat di Pasar Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Sabtu (3/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dunia sekarang ini mengalami perubahan luar biasa yang awalnya diakibatkan oleh Pandemi Covid19.

Presiden mengaku beruntung karena dirinya tidak menerapkan lockdown pada awal masa pandemi karena efeknya begitu besar terhadap ekonomi.

“Saya tidak bisa memperkirakan kalau kita saat itu melakukan lockdown,” kata Presiden dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 2 % , Lockdown di China Turut Jadi Penyebabnya

Presiden kemudian bercerita bagaimana pemerintah sempat dilema dalam menerapkan kebijakan penanganan Pandemi.

Hampir 70 negara saat itu menerapkan lockdown.

Apalagi 80 persen anggota kabinet pemerintahan Jokowi meminta lockdown dan hasil survei kurang lebih 80 persen masyarakat ingin lockdown.

“Saya tidak bisa memperkirakan kalau kita saat itu melakukan lockdown, berakibat pada ekonomi seperti apa, berakibat sosial politik seperti apa,” katanya.

Presiden mengaku melakukan semedi dalam memutuskan cara dalam menghadapi Pandemi saat itu.

Ia mengkaji dan mengkalkulasi dampak yang ditimbulkan apabila pemerintah menerapkan lockdown.

“Saat itu saya semedi! Saya endapkan betul apa bener harus melakukan itu dan jawabannya, saya jawab tidak usah lockdown! dan ternyata betul kalau lockdown mungkin kita bisa minus 17 persen,” kata Jokowi.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas