Tribun

BBM Bersubsidi

Ekonom Sebut Pro Kontra Kenaikan Harga BBM Adalah Hal Lumrah

Said menilai penyesuaian harga BBM di Indonesia tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Erik S
zoom-in Ekonom Sebut Pro Kontra Kenaikan Harga BBM Adalah Hal Lumrah
Istimewa
Prof. Muhammad Said saat diskusi bertajuk “Meneropong Efektivitas Kenaikan BBM dari Berbagai Sudut Pandang”, Selasa (13/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Hasiolan Eko Gultom

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Ekonom Prof Muhammad Said menyebut penyesuaian harga BBM meski tidak lepas dari pro-kontra, haruslah berpijak pada sikap rasional.

Hal tersebut disampaikan Said saat Penggerak Milenial Indonesia (PMI) menggelar kajian diskusi bertajuk “Meneropong Efektivitas Kenaikan BBM dari Berbagai Sudut Pandang”, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (13/9/2021).

Baca juga: Cara Cairkan BLT BBM Rp 600 Ribu Lewat Kantor Pos, Siapkan Surat Undangan Pencairan

“Pro-kontra soal penyesuaian BBM adalah lumrah, tapi jangan senantiasa memandang kebijakan negara dengan negatif, sebab akan mendorong kita untuk menanggapi hal itu tidak lagi rasional melainkan secara emosional,” ujar Said.

Said menilai penyesuaian harga BBM di Indonesia tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Ia mencontohkan Arab Saudi.

"Jika dikomparasikan dengan negara lain, BBM di Indonesia menjadi negara dengan harga BBM termurah di dunia. Bandingkan dengan Arab Saudi yang menjadi pusat kilang minyak tapi harganya tetap tinggi," terang Said.

Baca juga: Massa Demo Tolak Kenaikan BBM di Kawasan Patung Kuda Bubarkan Diri setelah Sempat Memanas

Bagi Said, penentuan kebijakan menaikkan harga BBM tidaklah sembarangan. Sebelum menetapkan, pemerintah terlebih dahulu mendasarkan pada pada data konkret yang ada di lapangan. 

“Jadi apa-apa yang diputuskan pemerintah tidaklah mudah dan asal-asalan. Ada proses mengkaji terlebih dahulu. Dan semua itu bertolak pada data dan kebutuhan yang ada di lapangan,” jelasnya.

Baca juga: Demo Buruh dan Mahasiswa Tolak Harga BBM Naik Selesai, Irjen Fadil Imran: Terima Kasih Sudah Tertib

Atas dasar itu, Said menyarankan agar apa yang diputuskan pemerintah senantiasa disikapi positif. Dalam artian, dipahami sebagai langkah untuk menangani masalah bersama.

“Negara memfasilitasi setiap kebutuhan rakyat, termasuk di dalamnya BBM, yang tujuannya untuk mendorong kebutuhan-kebutuhan mereka,” pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas