Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

UPDATE Bukan Aksi Terorisme, Ledakan di Dekat Aspol Sukoharjo Berasal dari Barang Bukti Bahan Mercon

Kapolda Jateng menjelaskan hasil olah TKP oleh Unit Jibom telah ditemukan bubuk hitam diduga bahan petasan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in UPDATE Bukan Aksi Terorisme, Ledakan di Dekat Aspol Sukoharjo Berasal dari Barang Bukti Bahan Mercon
TRIBUNSOLO.COM
Penampakan paket misterius yang memicu ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) malam. 

Akibat kejadian tersebut, anggota yang menerima paket tersebut mengalami luka serius pasca ledakan.

Pihak kepolisian menjelaskan soal ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Solo Baru di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (25/9/2022).

Penjelasan itu disampaikan langsung Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Grogol.

Kapolda Jateng memastikan jika ledakan yang terjadi di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, bukanlah aksi teroris.

Meskipun ledakan menimpa Bripka DP atau Dirga (35) yang merupakan anggota Polresta Surakarta.

Ledakan tersebut berasal dari bubuk hitam bahan pembuatan mercon barang bukti operasi kepolisian.

Dikatakan Kapolda, olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan oleh tim Jibom Polda Jateng.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari hasil olah TKP itu ditemukan bubuk hitam yang ada di 2 kantong plastik dengan ukuran 1 ons.

Pihaknya juga menemuka 4 kantong plastik kosong dan sisanya residu.

"Ada uceng, uceng itu adalah sumbu," kata dia.

Baca juga: Kronologi Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Lukai Bripka Dirgantara Hingga Bikin Jendela Bergetar

Bahan yang diduga sebagai bahan peledak itu, datang dari Indramayu yang dipesan pada 22 April 2021.

Saat itu, anggota yang menjadi korban ledakan ini melakukan razia di wilayah Kota Surakarta.

Entah bagaimana ceritanya, barang bukti sitaan itu bisa sampai di Grogol yang kemudian meledak.

"Anggota kami, yang menjadi korban, pernah melakukan razia terkait paket pesanan online bubuk hitam yang diduga petasan," jelas dia.

"Kami pastikan ledakan di wilayah kami, di daerah Sukoharjo."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas